Sunday, June 25, 2006

Kisah segenggam garam

Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi, datanglah seorang pemuda yang kelihatannya sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan air muka sangat kusut. Pemuda itu, memang tampak seperti orang yang tak bahagia. Kemudian Ia menyampaikan segala keluh kesahnya pada Pak Tua. Dengan tatapan yang bijak, Pak Tua hanya mendengarkan dengan seksama, tanpa berkomentar sedikitpun.

Setelah pemuda itu selesai, Pak Tua segera mengambil segenggam garam, dan meminta
sang pemuda untuk menyiapkan segelas air. Ditaburkannya garam itu kedalam gelas, lalu diaduknya perlahan. "Coba, minum ini, dan katakan bagaimana rasanya.", ujar Pak tua itu. "Pahit. Pahit sekali", jawab sang pemuda, sambil memuntahkan semua air yang diminumnya. Pak Tua itu, sedikit tersenyum.

Pak Tua kemudian mengajak tamunya untuk berjalan ke tepi telaga di dalam hutan dekat tempat tinggalnya. Sesampainya di telaga, Pak Tua itu lalu kembali menaburkan segenggam garam, ke dalam telaga itu. Dengan sepotong kayu, dibuatnya gelombang mengaduk-aduk seakan garam itu dibuatnya merata ke seluruh telaga.

"Coba ambil air dari telaga ini, dan minumlah. Setelah pemuda itu meminumnya, Pak Tua bertanya lagi, "Bagaimana rasanya?". Pemuda menjawab,"segar". "Apakah kamu merasakan garam di dalam air itu?", tanya Pak Tua lagi. "Tidak", jawab si pemuda.

Dengan bijak, Pak Tua itu menepuk-nepuk punggung si Pemuda. Ia lalu mengajaknya duduk berhadapan, bersimpuh di samping telaga itu. "Anak muda, dengarlah. Pahitnya kehidupan, adalah layaknya segenggam garam, tak lebih dan tak kurang. Jumlah dan rasa pahit itu adalah sama, dan memang akan tetap sama.

"Tapi, kepahitan yang kita rasakan, akan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu, akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya. Itu semua akan tergantung pada hati kita. Jadi, saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang bisa kamu lakukan. Lapangkanlah dadamu menerima semuanya.

Pak Tua itu lalu kembali memberikan nasehat. "Luasnya hatimu, akan menawarkan segala kepahitan yang mendatangimu. Janganlah pernah engkau menolaknya, karna kepahitan itu selalu datang untuk mendewasakanmu, menyiapkan dirimu tuk menyambut kepahitan berikutnya...

Sunday, June 18, 2006

Jadwal Pesta Kesenian Bali 2006

1. Hari, tanggal : Sabtu, 17 Juni 2006

Waktu : 15.00 wita
Kegiatan : Pawai Kesenian Pembukaan PKB XXVIII 2006
Tempat : Monumen Perjuangan Rakyat Bali Niti Mandala Denpasar

Waktu : 19.00 wita
Kegiatan : Upacara Pembukaan PKB XXVIII 2006 menampilkan garapan eksebisi Sendratari Kolosal
Tempat : Panggung Terbuka Ardha Candra


2. Hari, tanggal : Minggu, 18 Juni 2006

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Janger oleh Sekaa Janger Druwe Pura Dalem Tenggaling Banjar Guliang Kangin Taman Bali Bangli
Tempat : Wantilan

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Lomba Bunga
Tempat : Ksirarnawa

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Kesenian Klasik Kabupaten Tabanan
Tempat : Kalangan Ayodya

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Tarian Khas Aceh oleh Aceh Art Council
Tempat : Wantilan

Waktu : 19.00 wita
Kegiatan : Group YOSAKOI KOCHI Jepang
Tempat : Depan Gedung Kriya

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Sendai Cultural Foundation Japan
Tempat : Kalangan Ratna Kanda

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Kesenian JEJU Korea
Tempat : Panggung Ardha Candra


3.Hari, tanggal : Senin, 19 Juni 2006

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Kesenian Ciri khas Kabupaten Klungkung
Tempat : Kalangan Angsoka

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Sanggar Kompyang Raka Jakarta Gong Kebyar Anak-anak Menampilkan Berbagai Tarian Lepas tradisi dan Kreasi
Tempat : Wantilan

Waktu : 12.00 wita
Kegiatan : Parade Angklung Kebyar atau Semara Pagulingan Semeton Raka Rai Bangbang Tembuku Kabupaten Bangli dengan Sanggar Widya Swara Br.Guming Penarungan Mengwi Kab. Badung (Semara Pagulingan)
Tempat : Kalangan Ayodya

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Gita Ulangun Kabupaten Jembrana
Tempat : Wantilan

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Drama Gong Anak-anak/Remaja
Tempat : Kalangan Ayodya

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Parade Gong Kebyar Wanita Komala Yadnya Banjar Blumbang Kabupaten Bangli dengan Kabupaten Tabanan
Tempat : Panggung Terbuka Ardha Candra


4. Hari, tanggal : Selasa, 20 Juni 2006

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Gong Gede oleh Sekaa Gong Gede Ds. Pakraman Demulih Susut Kabupaten Bangli
Tempat : Kalangan Angsoka

Waktu : 12.00 wita
Kegiatan : Parade Angklung Kebyar atau Semara Pagulingan Kabupaten Klungkung dengan Kabupaten Karangasem ( Angklung)
Tempat : Kalangan Ayodya

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Ikatan Keluarga Toraja (IKAT)
Tempat : Kalangan Angsoka

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Pelangi Budaya Bali oleh Yayasan Tri Pusaka Cakti
Tempat : Depan Gedung Kriya

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Alliance Francaise Denpasar
Tempat : Gedung Ksirarnawa

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Parade Gong Kebyar Wanita Sekaa Gong Madya Sari Peliatan Kabupaten Gianyar dengan Br. Buruan Sanur Denpasar Selatan Kota Denpasar
Tempat : Panggung Terbuka Ardha Candra


5. Hari, tanggal : Rabu, 21 Juni 2006

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Kesenian Janger oleh Sanggar Sekar Mas Alit Br. Baler Pasar Tegal Darmasaba Kabupaten Badung
Tempat : Wantilan

Waktu : 12.00 wita
Kegiatan : Parade Topeng Panca Kabupaten Jembrana dengan Kabupaten Tabanan
Tempat : Kalangan Ratna Kanda

Waktu : 19.00 wita
Kegiatan : Parade Wayang Kulit Dalang Cilik Putu Kertiyasa Desa Bungkulan Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng
Tempat : Wantilan

Waktu : 19.00 wita
Kegiatan : Parade Wayang Kulit Kabupaten Klungkung
Tempat : Kalangan Angsoka

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Bungbung Gebyog Kabupaten Jembrana
Tempat : Kalangan Ayodya

Waktu : 20.30 wita
Kegiatan : Jes Gamelan Fusion Mulih ke Bali konser Gamelan Non Gamelan oleh I Nyoman Windha
Tempat : Panggung Terbuka ardha Candra


6. Hari, tanggal : Kamis, 22 Juni 2006

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Sekehe Gong Kebyar wanita Puspa sari Banjar Lebah Sumerta Kaja
Tempat : Kalangan Angsoka

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Kesenian Gambuh oleh Sekaa Gambuh Pedungan Denpasar Selatan.
Tempat : Wantilan

Waktu : 12.00 wita
Kegiatan : Parade Topeng Panca Kabupaten Karangasem dengan Sekaa Manggala Jaya Br. Tegal Jaya Kecamatan Kuta Utara Kabupaten Badung
Tempat : Kalangan Ratna Kanda

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Arja Geguntangan Tegal Mengkeb Kelod
Tempat : Kalangan Ayodya

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Drama Gong Buleleng Banyuning
Tempat : Kalangan Ratna Kanda

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Parade Wayang Kulit Dalang Cilik Kabupaten Tabanan
Tempat : Wantilan

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Parade Wayang Kulit Dalang Cilik I Wayan Sutawa Sekaa Wayang Candra Dwani Desa Sibetan Kecamatan Bebandem Kabupaten Karangasem
Tempat : Kalangan Angsoka


7. Hari, tanggal : Jumat, 23 Juni 2006

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Sekaa Angklung Gita Kelanguan
Tempat : Kalangan Angsoka

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Tari Barongan khas Blitar oleh Paguyuban Sedulur Blitar (GUSTAR) se - Bali
Tempat : Kalangan Ayodya

Waktu : 12.00 wita
Kegiatan : Genjek oleh sekaa Puspa Yowana Desa Banjar Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng
Tempat : Wantilan

Waktu : 18.00 wita
Kegiatan : Tari-tari Kreasi karya Made Kinten
Tempat : Wantilan

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Kesenian Dramatari Kabupaten Tabanan
Tempat : Depan Gedung Kriya

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Parade Lagu Pop Daerah ( Bangli, Klungkung, Karangasem)
Tempat : Panggung Terbuka Ardha Candra


8. Hari, tanggal : Sabtu, 24 Juni 2006

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Pencak Silat
Tempat : Kalangan Angsoka

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Joged Bumbung Sangar Swara Rakyat Tatiapi Pejeng Kabupaten Gianyar
Tempat : Kalangan Ayodya

Waktu : 12.00 wita
Kegiatan : Kesenian Sosial Kabupaten Klungkung
Tempat : Wantilan

Waktu : 18.00 wita
Kegiatan : Sanggar Pudak Semara Jaya
Tempat : Wantilan

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Angklung Kebyar oleh Sanggar Lila Kumara Desa Busungbiu Kacamatan Busungbiu Kabupaten Buleleng
Tempat : Kalangan Ayodya

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Kesenian Kontemporer Kabupaten Tabanan
Tempat : Gedung Ksirarnawa

Waktu : 22.00 wita ( semalam suntuk )
Kegiatan : Drama Gong Swastika Budaya Bali
Tempat : Panggung Ardha Candra

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Lomba Gong Kebyar Anak-anak Kab. Jembrana dengan Sanggar Suara Mustika Kelurahan Banyuning Kabupaten Buleleng
Tempat : Kabupaten Buleleng

9. Hari, tanggal : Minggu, 25 Juni 2006

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Lomba Makanan
Tempat : Bawah Gedung Ksirarnawa

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Parade Beleganjur Anak-anak (SMPN I Jimbaran Kuta selatan Kabupaten Badung, Bangli, Jembrana, SMP No.2 Amlapura Kabupaten Karangasem, SMP Sila Candra Batubulan Kabupaten Gianyar)
Tempat : Depan Ardha Candra

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Suar Dwi Stri Japan Club Bali
Tempat : Wantilan

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Dramatari Kabupaten Klungkung
Tempat : Kalangan Ayodya

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Tarian Khas Papua
Tempat : Gedung Ksirarnawa

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Lomba Gong Kebyar Pria Dewasa Kabupaten Klungkung dengan Sanggar Tripitaka Desa Munduk Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng
Tempat : Kabupaten Buleleng


10. Hari, tanggal : Senin, 26 Juni 2005

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Kesenian Parwa oleh Sanggar Giri Anglangkara Kecamatan Petang Kabupaten Badung
Tempat : Kalangan Angsoka

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Tari dan Tabuh Sanggar Bali Lestari
Tempat : Wantilan

Waktu : 12.00 wita
Kegiatan : Parade Angklung Kebyar atau Semara Pagulingan oleh Sekaa Angklung Br. Antap Desa Panjer Denpasar Selatan Kota Denpasar dengan Sanggar Swara Aksara lingkungan Uma Sari Abian Base Kabupaten Gianyar
Tempat : Kalangan Ayodya

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Wayang Kreasi Si Ino oleh Natya Laras Babakan Sukawati Gianyar
Tempat : Wantilan

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Parade Gong Kebyar Wanita Kab. Klungkung dengan Sekaa Gong Wanita Giri Putri Ds. adat Jempeng Desa Taman Kec. Abian Semal Kabupaten Badung
Tempat : Panggung Terbuka Ardha Candra

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Kesenian Kontemporer Kabupaten Klungkung
Tempat : Kalangan Angsoka

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Festival Ramayana Internasional
Tempat : Gedung Ksirarnawa


11. Hari, tanggal : Selasa, 27 Juni 2006

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Kesenian Sosial Kab. Tabanan
Tempat : Wantilan

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Sanggar Cudamani Pangosekan Ubud Gianyar
Tempat : Kalangan Angsoka

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Sanggar Tari Bali Kartini
Tempat : Gedung Ksirarnawa

Waktu : 12.00 wita
Kegiatan : Parade Angklung Kebyar atau Semara Pagulingan Kab. Jembrana dengan Pendamping ( Angklung )
Tempat : Kalangan Ayodya

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Parade Gong Kebyar Wanita Kab. Jembrana dengan Kab. Buleleng
Tempat : Panggung Terbuka Ardha Candra

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Keluarga Besar (Flobamora) - NTT
Tempat : Kalangan Angsoka

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Partisipasi Kesenian Jawa Timur
Tempat : Wantilan

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Festival Ramayana Internasional
Tempat : Gedung Ksirarnawa

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Lomba Gong Kebyar Anak-anak Kabupaten Tabanan dengan Kabupaten Karangasem
Tempat : Kabupaten Klungkung


12. Hari, tanggal : Rabu, 28 Juni 2006

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Tari Kreasi Baru oleh Sanggar Genta Bhuana Sari Peliatan Kabupaten Gianyar
Tempat : Kalangan Angsoka

Waktu : 12.00 wita
Kegiatan : Parade Topeng Panca Sekaa Topeng Puri Cili Ularan Desa Patemon Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng dengan Sanggar Adhi Sentana Batubulan Kabupaten Gianyar
Tempat : Kalangan Ratna Kanda

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Parade Wayang Kulit Dalang Cilik I Gusti Ngurah Agung Giri Putra Kabupaten Gianyar
Tempat : Wantilan

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Krakatau Steel Ketua Bidang Seni Budaya Bapak Wisnu Kuncara Jl. Kota Bumi 15
Tempat : Kalangan Ayodya

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Parade Wayang Kulit Dalang Cilik Nengah Dwija Badra Naya Desa Demulih Susut Kabupaten Bangli
Tempat : Kalangan Angsoka

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Festival Ramayana Internasional
Tempat : Gedung Ksirarnawa

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Lomba Gong Kebyar Pria Dewasa Kabupaten Tabanan dengan Yayasan Pembangunan Sanur Denpasar Selatan
Tempat : Kabupaten Klungkung


13. Hari, tanggal : Kamis, 29 Juni 2006

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Lomba Kerajinan
Tempat : Wantilan dan Ksirarnawa

Waktu : 12.00 wita
Kegiatan : Parade Topeng Panca Kab. Klungkung dengan Sekaa Topeng Sabda Anom Kabupaten Bangli
Tempat : Kalangan Ratna Kanda

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Parade Wayang Kulit Dalang Cilik Anak Agung Dharma Putra Kabupaten Badung
Tempat : Wantilan

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Parade Wayang Kulit oleh Seniman Dalang Cilik Kota Denpasar
Tempat : Kalangan Angsoka

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Tari dan Tabuh Klasik Sanggar Bali Ganda Sari Br. Pekandelan Bedulu Gianyar
Tempat : Kalangan Ayodya

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Festival Ramayana Internasional
Tempat : Gedung Ksirarnawa


14. Hari, tanggal : Jumat, 30 Juni 2006

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Wayang Wong oleh Sekaa Guna Murti Desa Tejakula Kabupaten Buleleng
Tempat : Kalangan Ayodya

Waktu : 12.00 wita
Kegiatan : Gambuh Sekaa Gambuh Desa Adat Batuan Kabupaten Gianyar
Tempat : Wantilan

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Wayang Wong oleh Sekaa Wayang Wong Kemuda Parimana Br. Tangkup Desa Kedisan Kabupaten Gianyar
Tempat : Kalangan Ayodya

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Kesenian Kontemporer oleh Sanggar Kampung Seni Banyuning Kecamatan Banyuning Kabupaten Buleleng
Tempat : Kalangan Angsoka

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Wayang Golek Taiwan oleh Taiyuan Puppet Theatre Company dan Sanggar Paripurna Br.Bona Kelod Blahbatuh Gianyar
Tempat : Wantilan

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Festival Ramayana Internasional
Tempat : Gedung Ksirarnawa

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Lomba Gong Kebyar Anak-anak Kabupaten Klungkung dengan Sekaa Gong Kebyar Anak-anak Br. Bangkiang Sidem Bangbang Tembuku Kabupaten Bangli
Tempat : Stage Terbuka Pura Jagat Natha Kabupaten Jembrana


15. Hari, tanggal : Sabtu,1 Juli 2006

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Tari Kreasi Baru Kabupaten Klungkung
Tempat : Kalangan Angsoka
Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Sendratari Janger Br. Bengkel Sumerta Denpasar
Tempat : Kalangan Ayodya

Waktu : 18.00 wita
Kegiatan : Cak Gotong Royong anak-anak Sanggar Lokananta Singapadu
Tempat : Wantilan

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Dramatari oleh Sanggar Yudistira Br. Muncan Desa Kapal Mengwi Kabupaten Badung
Tempat : Depan Gedung Kriya

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Kolaborasi Seni antara Sanggar Satria Lelana dengan Sanggar Sakura Sari Jepang
Tempat : Gedung Ksirarnawa

Waktu : 22.00 wita (semalam suntuk)
Kegiatan : Kesenian Arja RRI
Tempat : Kalangan Ratna Kanda

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Lomba Gong Kebyar Pria Dewasa Kabupaten Jembrana dengan Sekaa Gong Taruna Mekar Br. Kebon Singapadu Kabupaten Gianyar
Tempat : Stage Terbuka Pura Jagat Natha Kabupaten Jembrana

16. Hari, tanggal : Minggu, 2 Juli 2006

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Lomba Busana Anak-anak
Tempat : Gedung Ksirarnawa

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Sanggar Tari Alang Babega Sumatra Barat
Tempat : Wantilan

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Parade Beleganjur Anak-anak (Yayasan Dana Punia Banyuning Buleleng, Tabanan, Denpasar, Klungkung)
Tempat : Depan Ardha Candra

Waktu : 16.00 wita
Kegiatan : Lomba Busana Remaja
Tempat : Gedung Ksirarnawa

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Parade Lagu Pop Daerah (Grup Band Angga Enterprize Kabupaten Gianyar, Kota Denpasar, Buleleng)
Tempat : Panggung Terbuka Ardha Candra

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Partisipasi oleh GROUP RAGA MALA
Tempat : Wantilan

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Drama Tari Calonarang Klasik oleh Sekaa Panti Pusaka Budaya
Tempat : Stage Terbuka Pura Jagat Natha Kabupaten Jembrana


17. Hari, tanggal :Senin, 3 Juli 2006

Waktu :10.00 wita
Kegiatan : Tabuh dan Tari Palegongan Br. Binoh Kaja Ubung Denpasar Barat.
Tempat : Kalangan Angsoka

Waktu : 12.00 wita
Kegiatan : Parade Angklung Kebyar atau Semara Pagulingan oleh Sekaa Semar Pagulingan Desa Gobleg Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng dengan Kab. Tabanan ( Semara Pagulingan )
Tempat : Kalangan Ayodya

Waktu :18.00 wita
Kegiatan : Tari dan Tabuh Klasik oleh Sekaa Gong Giri Santika.
Tempat : Wantilan

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Dramatari Sanggar Cendana Batubulan Kabupaten Gianyar
Tempat : Depan Gedung Kriya
Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Parade gong Kebyar Wanita Sanggar Swari Kalangwan Br. Pegebugan Selat Kabupaten Karangasem dengan Pendamping ( Sekaa Gong Wanita Banjar Penestanan Ubud Gianyar)
Tempat : Panggung Terbuka Ardha Candra

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Kesenian Kontemporer Sanggar Pulocendani Ds. Selat Peken Susut Kabupaten Bangli
Tempat : Gedung Ksirarnawa

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Arja Bon Muani se-Bali
Tempat : Stage Terbuka Pura Jagat Natha Kabupaten Jembrana


18. Hari, tanggal :Selasa, 4 Juli 2006

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Lomba Nyastra
Tempat : Kalangan Ayodya, Angsoka, Wantilan, Ksirarnawa

Waktu : 12.00 wita
Kegiatan : Kesenian Ciri khas Kabupaten Tananan
Tempat : Kalangan Angsoka

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Jegog Kolaborasi Yudistira Sound Factory
Tempat : Kalangan Angsoka

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : The Shadow oleh Mudra Theatre & Bitef Theatre
Tempat : Wantilan

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Pemberian Penghargaan Dan Pementasan Seniman Tua
Tempat : Gedung Ksirarnawa

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Wayang Kreasi Multi Media Layar Lebar Sukawati
Tempat : Stage Terbuka Pura Jagat Natha Kabupaten Jembrana


19. Hari, tanggal :Rabu, 5 Juli 2006

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Jegog Kreasi Kabupaten Jembrana
Tempat : Kalangan Ayodya

Waktu : 12.00 wita
Kegiatan : Parade Topeng Panca oleh Seniman Topeng Kota Denpasar
Tempat : Kalangan Ratna Kanda

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Parade Wayang Kulit Kabupaten Jembrana
Tempat : Wantilan

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Wayang Calonarang Dalang I Made Mastresna Celuk Sukawati Gianyar
Tempat : Kalangan Angsoka
Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Kolaborasi Teater Bali Canada ( EDEPUS)
Tempat : Gedung Ksirarnawa-Ardha Candra

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Drama Tari Cupak oleh Sanggar Jinar Mas Mambal Abian Semal Badung
Tempat : Kalangan Ayodya

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Lomba Gong Kebyar Anak-anak Kabupaten Badung dengan Br Kedaton Kesiman Denpasar Timur Kota Denpasar
Tempat : Kabupaten Tabanan
Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Tarian Kreasi dan Kontemporer Sekaa Ceraken Batuyang Gianyar
Tempat : Stage Terbuka Pura Jagat Natha Kabupaten Jembrana


20. Hari, tanggal :Kamis, 6 Juli 2006

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Pesta Cerita Pendek Teater Bumi menampilkan I Gde Dharna, Frans Nadjira, Sunaryono Basuki Ks, Oka Rusmini, Drs. Nyoman Manda, I.B. Widiasa Keniten.
Tempat : Wantilan

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Gong Suling dengan Tarian Kabupaten Jembrana
Tempat : Kalangan Ayodya

Waktu : 12.00 wita
Kegiatan : Kesenian Janger Br. Kerandan Desa Pemecutan Denpasar Barat
Tempat : Kalangan Ratna Kanda

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Arja Gabungan oleh Salju Group
Tempat : Kalangan Ratna Kanda

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Kesenian Kontemporer oleh Arti Foundation Kota Denpasar
Tempat : Gedung Ksirarnawa

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Kesenian Sumatera Barat
Tempat : Wantilan

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Lomba Gong Kebyar Pria Dewasa Sekaa Gong Kebyar Tedung Bang Puri Denpasar Kabupaten Bangli dengan Kabupaten Badung
Tempat : Kabupaten Tabanan


21. Hari, tanggal :Jumat, 7 Juli 2006

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Utsawa Darma Githa
Tempat : Wantilan, Ayodya, Ratna kanda, Ksirarnawa

Waktu : 12.00 wita
Kegiatan : Tari Kreasi Baru oleh Giri Labda Prawesti Griya Bukit Bangli
Tempat : Kalangan Angsoka

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Kintari Performing Group Jalan Tanpa Batas
Tempat : Wantilan

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Sanggar Seni Kerti Buana Jalan. Raden Fattah Perum. Bukit Palapa Blok B No 11 Tanjung Karang Lampung Telepon. 0721.250741 HP. 08154010386
Tempat : Kalangan Ayodya

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Parade Lagu Pop Daerah (Tabanan, Sant Band Group Desa Kerobokan Kuta utara Kabupaten Badung, Jembrana)
Tempat : Panggung Terbuka Ardha Candra


22. Hari, tanggal :Sabtu, 8 Juli 2006

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Utsawa Darma Githa
Tempat : Wantilan, Ayodya, Ratna kanda, Ksirarnawa
Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Pencak Silat Tradisi Gedeblag-gedeblug Batu Alam Batubulan
Tempat : Kalangan Angsoka

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Drama Tari oleh Sanggar Tri Datu Desa Anturan Kabupaten Buleleng
Tempat : Kalangan Angsoka

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Kesenian Klasik Kabupaten Klungkung
Tempat : Kalangan Ayodya

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Partisipasi oleh Group Lila Cita Inggris
Tempat : Wantilan

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Pemilihan Jegeg Bagus Bali 2006
Tempat : Panggung Ardha Canddra

Waktu : 22.00 wita ( semalam suntuk )
Kegiatan : Wayang Ceng blong
Tempat : Depan Gedung Kriya

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Lomba Gong Kebyar Anak-anak Sekaa Gong Panji Kumara Br. Jasri Blega Kabupaten Gianyar dengan Pendamping
Tempat :Stage Candra Loka (Amphy Theater ) Nusa Dua Kabupaten Badung


23. Hari, tanggal :Minggu, 9 Juli 2006

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Utsawa Darma Githa
Tempat : Wantilan, Ayodya, Ratna kanda, Ksirarnawa

Waktu :18.00 wita
Kegiatan :Tari Kreasi Sekar Dag oleh Sanggar Karang Tumaritis Desa Bongkasa Abian Semal Kabupaten Badung
Tempat : Wantilan

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Musik Kontemporer Sanggar Geebo Ethnic Br. Anggarkasih Medahan Gianyar.
Tempat : Gedung Ksirarnawa

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Tari Kreasi Sanggar Taman Sari
Tempat : Depan Gedung Kriya

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Gong Kebyar Desa Ambengan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng
Tempat : Kalangan Angsoka

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Lomba Gong Kebyar Pria Dewasa Kabupaten Karangasem dengan Pendamping Sekaa Gong Taru Kusuma Tampaksiring Gianyar
Tempat : Stage Candra Loka (Amphy Theater ) Nusa Dua Kabupaten Badung

24. Hari, tanggal :Senin,10 Juli 2006

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Joged Bumbung Kabupaten Jembrana
Tempat : Wantilan

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Sanggar Rwa Bhineda Denpasar
Tempat : Kalangan Angsoka

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Sarasehan
Tempat : Taman Budaya

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Group Kanada oleh Komposer Michael Tanzer
Tempat : Gedung Ksirarnawa

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Drama Tari oleh Sekaa Gong Asem Manis Disbudpar Kabupaten Bangli
Tempat : Kalangan Ayodya


25. Hari, tanggal :Selasa, 11 Juli 2006

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Lokakarya
Tempat : Taman Budaya Denpasar

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Kesenian Klasik Kabupaten Jembrana
Tempat : Wantilan

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Wayang Wong Pasraman Pradesa Bangli, Sulahan Susut Kabupaten Bangli
Tempat : Kalangan Ayodya

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Partisipasi oleh GROUP WYARAHITA Koordinator I Nyoman Cerita
Tempat : Wantilan

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Tari Tradisional Jepang Group JUSEI' ART Jepang
Tempat : Gedung Ksirarnawa

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Tari Palegongan oleh Sanggar Seni Indah Prima Legian Kuta Kabupaten Badung
Tempat : Kalangan Ayodya


26. Hari, tanggal :Rabu, 12 Juli 2006

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Tari Kreasi Baru oleh Sanggar Tari dan Tabuh Sunari Sesetan Denpasar Selatan
Tempat : Wantilan

Waktu : 12.00 wita
Kegiatan : Kontemporer dengan judul Mayoga ring kota oleh Kalangan Rurung Rai
Tempat : Kalangan Angsoka

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Drama Tari Arja Sanggar Dana Merta jl. Drupadi Denpasar
Tempat : Kalangan Ayodya

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Kesenian Kontemporer oleh Sanggar Rada's Ar t Studio Banjar Pengembungan Parerenan Mengwi .Kabupaten Badung
Tempat : Wantilan


27. Hari, tanggal :Kamis, 13 Juli 2006

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Janger Kreasi Sanggar Tari Dedari Swadarmita Kesiman Denpasar
Tempat : Wantilan

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Tari Ketungan Desa Adat Tegal Mengkeb Kaja Selemadeg Timur Tabanan
Tempat : Kalangan Angsoka

Waktu : 18.00 wita
Kegiatan : Sanggar Tari Gubang Kalimantan Timur
Tempat : Wantilan

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Drama Tari Ruwatan GARUDEA Kabupaten Karanganyar
Tempat : Gedung Ksirarnawa

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Dramatari Arja oleh Sekaa Arja Penyatusan Desa Pakraman Sumerta Denpasar Timur
Tempat : Depan Gedung Kriya

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Penampilan Kesenian dari IHDN.Denpasar
Tempat : Kalangan Ayodya


28. Hari, tanggal :Jumat, 14 Juli 2006

Waktu : 12.00 wita
Kegiatan : Joged Bumbung Batu Bintang Sanglah Denpasar
Tempat : Kalangan Ayodya

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Tari Kreasi Baru Kabupaten Tabanan
Tempat : Wantilan

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Kesenian Kontemporer Sanggar Darma Panji Lestari Payangan Kabupaten Gianyar
Tempat : Gedung Ksirarnawa

Waktu : 20.00 wita
Kegiatan : Lagu Pop Bali oleh Graha Nada Bali Post
Tempat : Panggung Ardha Candra


29. Hari, tanggal :Sabtu, 15 Juli 2006

Waktu : 10.00 wita
Kegiatan : Pelestarian Seni Sakral dan Budaya oleh Pemkab. Buleleng
Tempat : Wantilan

Waktu : 12.00 wita
Kegiatan : Tabuh Klasik oleh Sekaa Gong Gede Wanita Arsa Ratna Sari
Tempat : Kalangan Angsoka

Waktu : 18.00 wita
Kegiatan : Tari tarian tradisi Sanggar Mas
Tempat : Wantilan

Waktu : 19.00 wita
Kegiatan : Upacara Penutupan PKB XXVIII 2006 ( Pementasan Pemenang Lomba Gong Kebyar Pria Dewasa Juara I dan II)
Tempat : Panggung Terbuka Ardha Candra

Wednesday, May 31, 2006

Active Serve Pages (ASP)

Tulisan ini saya susun untuk memenuhi permintaan beberapa rekan yang seringkali bertanya tentang web, dan pembuatan situs di internet. Yes, sebenarnya ingin pula menuliskan banyak hal seputar internet dan web, paling tidak untuk pemula. Lagian, kalau ada pertanyaan tentang web, saya dengan mudah menunjukkan URL saya, dan...beress. Rencana selanjutnya, kelihatannya saya juga akan menampung sumua pertanyaan anda di dalam web saya.

Saya tidak mempunyai banyak waktu, banyak hal yang mesti saya kerjakan, dan karenanya akhirnya saya memutuskan untuk mengkopy paste saja beberapa materi yang ada di internet. OK karenanya copyright-nya tetap pada pengarangnya masing-masing. Anggap saja saya sedang mengopensourcekan ilmu-ilmu yang berguna.


KONSEP SERVER SIDE DAN BAHASA PEMROGRAMAN

Server side ? apakah maksudnya ? Server side sebenarnya ungkapan yang sering digunakan untuk menggambarkan bagaimana sebuah file-file HTML dengan berbagai sintaknya sepeti ,

dan sebagainya di generate oleh sebuah enggine yang diperintahkan oleh program-program skripting. Demikian pula anda dapat menghubungkan antara antarmuka sebuah website dengan database yang akan membuat situs anda semakin interaktif dan dapat termanage dengan baik.

Berikut ini adalah materi yang dibuat oleh mas Steven haryanto, yang dulu pernah menjadi programmer di satunet, tentang server side. materi ini dulu terdapat di toekangweb.or.id tapi, kelihatannya selama beberapa waktu situs tersebut sudah under contruction.

ACTIVE SERVER PAGES

ASP merupakan bahasa skripting yang dikembangkan oleh Microsoft. Meskipun bahasa defaultnya menggunakan Visual Basic Script, namun bisa juga ditulis dalam bahasa java.Koneksi dengan databasenya menjadi lebih mudah karena adanya layer ADO diantara bahasa program dengan database. ASP biasanya pula digunakan dengan database Acces, atau SQL Server. Anda lebih mudah pula jika menggunakan buku panduan yang telah banyak di terbitkan di Indonesia. Beberapa buku yang dapat di jadikan rerferensi al :
- Buku-buku ASP terbitan Elek Media, lumayan juga kalau digunakan untuk pemula, paling tidak kita jadi tahu apa sih sebenarnya ASP itu ?
- ASP From Stratch : Enak juga bagi pemula.
- Yang paling enak adalah buku ASP From Beginner, bajakannya katanya banyak terdapat di Bandung dari Wrok
- Proffesional ASP terbitan Wrok. Kalau untuk poemula saya sarankan untuk tidak emmbeli yang ini terlebih dahulu.

Sebelum menggunakan ASP, maka anda harus menginstall server di web anda. Untuk latihan, anda tidak usah menggunakan jaringan. Cukup di komputer yang stand alone.
Untuk windows 2000, NT, atau XP anda dapat menggunakan IIS (Internet Information Services), yang biasanya sudah terintegrasi dengan windows. Jika belum terinstall, silahkan masuk ke add and remove program, kemudian pilihlah program-program windows yang belum terinstall melalui windows setup > internet tools.

Atau jika menggunakan windows 98 maka carilah windows 98 full version dan masuklah ke direktori add-ons/pws lalu installah pws. PWS adalah server mini yang dapat kita gunakan untuk mencoba skrip ASP kita.

Setelah selesai, maka file kita yang berekstensi .asp dapat kita taruh di folder Inetpub/wwwrooot. Dan untuk melihatnya ketikkan di browser http://localhost/namafile.asp

Untuk mengetahui sekilas tentang ASP silahkan baca artikel yang pernah ditulis di situs komputek yang kayaknya sudah masuk kuburan. Emang terlalu profokatif sih, tapi nggak papalah untuk pengetahuan.


PHPKalau dibandingkan ASP, saya lebih suka PHP. karena beberapa kelebihan seperti :
PHP dapat berjalan di linux, yang opensources, sehingga PHP menjadi 2 kali lebih murah dibandingkan ASP. Ini dikarenakan selain dapat dijalankan di linux yang opensources, komponen PHP tidak seperti ASP yang dijual. Ambillah contoh komponen untuk mengupload file, untuk kirim email, dsb harus membayar dahlu agar dapat kita gunakan. Di PHP semuanya gratisssss. Selain itu dipandang dari sintaksnya PHP lebih ringkas dari ASP, karena bahasa PHP hampir mirip sintaks bahasa C.

Yang lebih hebat lagi, PHP dapat dijalankan di windows. Anda dapat menginstall PHPTriad agar dapat menggunakan PHP Via Windows. Dengan menginstall PHP Triad anda telah menginstall server Apache, PHP, dan MySQL di windows anda.

Situs PHP Berbahasa Indonesia dapat anda dapatkan di PHPIndo.

Dengan menggunakan script ASP (Active Server Pages) yang dijalankan pada sisi server anda dapat membuat halaman Web yang dinamis dengan menggunakan bahasa Visual Basic dan menggunakan Active Data Object (ADO) untuk melakukan pengolahan database.

ASP merupakan salah satu alternatif bagi anda yang mencintai product Microsoft dan memiliki latar pemrograman Visual Basic atau Access dan ingin mendalami web programming.

Apa yang dibutuhkan ?

Sumber daya yang dibutuhkan untuk mendesain ASP ada disekitar kita. ASP tidak membutuhkan investasi besar-besaran dalam bidang teknologi Informasi. Meskipun disarankan agar anda memiliki Windows NT/2000 dimana disitu terdapat Internet Information Server (IIS) tapi bagi anda yang masih menyimpan/menggunakan MS Windows 95/98 pun masih memiliki peluang untuk membuat ASP dengan mengandalkan PWS (Personal Web Server). Namun dengan catatan ada beberapa instruksi atau objek ASP yang tidak bisa dipahami PWS. Untuk masalah ini kita perlu mengirim script ke server dan biarkan server mengolahnya dan menampilkannya di jendela browser.
Sumber daya lain yang kita butuhkan adalah sebuah software editor. Seperti sebuah kanvas bagi pelukis atau buku not balok bagi maestro musik, maka sebagai programmer kita membutuhkan sebuah software tempat mengetik instruksi, objek, dan function ASP. Yang dibutuhkan adalah sebuah software text-editor.
ASP merupakan script pemrograman berbasis 100 % teks. Oleh karena itu ia tak membutuhkan sebuah piranti lunak yang penuh dengan feature, teknologi, dan icon-icon. Sebagai referensi, anda bisa memakai software ini untuk mengarang ASP :
• Macromedia Dreamweaver
• MS Front Page
• MS Visual Inter Dev
• Notepad

Bila anda sebagai pemula dalam pemrograman HTML atau ASP, maka saya menganjurkan untuk menggunakan Notepad sebagai alat bantunya. Hal ini dimaksudkan untuk lebih dalam dan gampang dalam menghafalkan script-script yang ada terutama dan ASP.
Tetapi kalau anda sudah mahir dan bukan sebagai pemula lagi, saya menganjurkan untuk menggunakan Macromedia Dreamweaver, selain feature-feture dalam Dreamweaver yang mudah dipahami, juga dapat digunakan untuk segala script, dari JavaScript, VBScript, ASP, PHP dan HTML-nya sendiri.
Sampai sekarang penulis menggunakan Macromedia Dreamweaver 4.0 sebagai tool, termasuk untuk membuat Web Tutorial ini.


Halaman ASP anda yang pertama

Apa yang dimaksud dengan ASP... adalah suatu kerangka kerja pengembangan yang memungkinkan anda untuk membuat halaman web anda menjadi dinamis, termaksud juga akses terhadap database.

Apa yang saya butuhkan untuk menulis ASP... suatu text editor (Notepad juga bisa) dan tempat di web server yang mendukung ASP (eWebCity contohnya).

Halaman ASP saya yang pertama... Ikuti petunjuk berikut untuk menulis halaman web ASP anda yang pertama:

CATATAN: Lakukan langkah-langkah berikut pada jendela browser lainnya sehingga anda dapat mengacu kembali ke halaman ini.

1. Menjadi anggota di brinkster.com
2. Klik pada 'Build a Site', Login jika anda telah memilikinya
3. Klik pada 'File Manager'
4. Klik pada 'Create New File'
5. Duplikasi kode berikut ini pada kotak untuk file baru tersebut:

----
----
----Halaman ASP saya yang pertama
----
----
----<%
----Response.Write("Hello World...")
----%>
----
----

6. Simpan file sebagai hello.asp
7. Buka suatu jendela browser yang baru dan pergi ke www.brinkster.com/membername/hello.asp
8. Anda telah melakukannya! Selamat untuk halaman web ASP anda yang pertama

Tuesday, May 30, 2006

Karya Tulis "TARI DEDARI"



Karya Tulis ini dibuat oleh
Ni Made Arianti


BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Sinopsis Tari
Tari ini mengisahkan beberapa dedari yang sedang mengemban/merawat anak kecil, dimana dedari itu adalah utusan dari sorga ke dunia yang ditugaskan menjaga dan menemani anak tersebut dimana anak yang dimaksud adalah manifestasi Tuhan dengan sebutan Ratu Dalem Alit.
1.2 Sejarah Tari
Tari ini bermula dari pengalaman secatur asrama di Batubulan yang sudah biasa menari ke hotel. Tari yang ditarikan adalah Ramayana Balet, dimana suatu ketika bisa dikatakan secatur asrama tersebut akan berangkat untuk menarikan tari ini ke hotel. Namun karena keajaiban dan takdir yang berkuasa akhirnya, pada waktu semua anggota menyiapkan alat dan menaikannya ke truk. Disanalah peti/kotak tempat gelungan berada terbuka seketika dan jatuhlah sebuah gelungan Rama yang biasanya digunakan menari tersebut , kemudian ditaruh kembali dan akhirnya jatuh kembali. Karena panik mereka menghaturkan canang dan masesambatan dan berjanji bahwa setelah menari (esok hari) samian/semuanya akan menanyakan apa yang terjadi kepada pemangku, setelah itu akhirnya ternyata, gelungan itu sudah dipingit dan harus disakralkan di sebuah pura

BAB II
BAGIAN DARI
TARI DEDARI

2.1. Bentuk Tari Dedari
1. Pepeson
2. Pengawak
3. Pengadeng
4. Pengecet
5. Pekaad
Dari bagian tersebut setelah pengawak barulah biasanya Ratu Dalem Alit mesolah (keluar gelungan yang sudah disucikan tersebut) yang dipundut/ditarikan oleh orang tertentu.
2.2. Penggubahan
Tari ini digubah kira-kira pada tahun 1997 oleh Ibu Cok Padmini, S.ST. Karena mendapat petunjuk dari Tuhan bahwa tari tersebut harus digubah dengan lebih dari sebelumya. Penggubahan ini direstui dan tari ini ada sampai sekarang ini, dengan tidak menghilangkan bagian dari tari di atas.


BAB III
PENGANALISAAN TARI

3.1. Latar Belakang Tari
Tari ini berfungsi sebagai tari upcara dengan tujuan tari ini dalam upacara adalah sebagai pemendak manifestasi Tuhan/Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Tari ini sangat berarti apabila tari ini tidak ada maka Tuhan/ Ida Sang Hyang Widhi akan marah dengan mendatangkan orang kerauhan / tak sadarkan diri. Menurut seorang narasumber pencipta tari ini adalah anonim. Cara mempelajarinya sedikit aneh mengapa demikian, karena orang yang sudah dipingit dedari akan sendirinya bisa menarikan tari ini dengan mendapatkan hasil yang tidak begitu sempurna.
3.2. Penganalisaan Tari
Tari yang dipentaskan adalah Tari Dedari, penarinya adalah anak perempuan yang belum pernah mengalami menstruasi. Penarinya berjumlah 6 orang. Posisi tarinya sangat sederhana, monotun, dan berulang-ulang dengan kostum yang digunakan yaitu diantaranya :
1. Tapah
2. Kamen Putih
3. Sabuk Prada
4. Ampok-ampok
5. Gelang kana
6. Badong
7. Tutup Dada
8. Selendang Panjang.
Bagian di kepala yaitu : mengamitasi 7, bunga merah, semanggi, antol dan gelungan dedari. Saya melihat ciri khas gerak tarinya adalah agem/posa diam (agem dedari). Pada waktu itu lighting yang digunakan adalah lampu tl (nion), dengan dekorasi panggung alami. Dalam tari ini saya melihat ruang gerak dari satu penari dengan penari yang lainnya tidak ada yang sama karena pengaruh ketidaksadaran dalam diri tetapi tidak terlalu menonjol seperti pemundut gelungan Rama yang sudah disakralkan dan disucikan. Musik yang mengiringinya adalah barungan Gong Kebyar.


BAB IV
PENUTUP

4.1 Kesimpulan
Dari uraian di atas dapat saya simpulkan bahwa Tari Dedari ini merupakan tarian sakral, karena dalam pementasannya hanya dilakukan di Pura dan pada waktu odalan saja. Dan juga ditarikan oleh orang tertentu
4.2 Saran-Saran
1. Kiranya dalam kesempatan ini saya sebagai mahasisswa mendapatkan kesulitan dalam pembuatan paper ini yaitu dengan waktu yang dipercepat oleh para dosen
2. Didalam pembuatan paper ini masih banyak kekurangan penulisan dan penguaraian kata, kiranya para pembaca dapat memberikan saya pedoman penulisan ilmiah yang baik dan benar.
3. Pembuatan paper ini sangat bagus karena dapat menambah ilmu pengetahuan, kiranya pembuatannya harus dipertegas dan diperjelas.


Daftar Pustaka

 Wawancara Seorang Pemangku, Batubulan 23 Mei 2006, di Banjar Buwitan Batubulan, Gianyar, Bali. Dengan nara sumber I Wayan Ika Purnawati Nugraha, SH.

Sunday, May 28, 2006

Indonesia Berduka


KAMI TURUT BERDUKA ATAS TERJADINYA GEMPA BUMI DI YOGYAKARTA DAN JAWA TENGAH

Monday, May 22, 2006

Menginstal Apache di Linux

Otomatisasi Apache dan MySQL Ketika Booting

Posted by azzam in Programming. add a comment

Beberapa waktu yang lalu kita telah membahas bagaimana melakukan instalasi (bener gak sih, nulisnya ?? ) Apache , PHP , dan MySQL pada sebuah mesin linux. Beberapa pertanyaan yang mungkin muncul ketika kita mencoba mengaktifkan Apache dan MySQL adalah, gimana yach kalo di aktifkan sekalian ketika kita booting ?


Berikut ini adalah tutorial lanjutan yang kemarin, tentang otomatisasi Apache dan MySQL ketika mesin linux kita booting. Yang harus kita lakukan untuk melakukan otomatisasi tersebut tak lain adalah mengopikan file-file executeable MySQL dan Apache ke folder /etc/init.d, sehingga keduanya menjadi bagian dari servis-servis yang akan aktif manakala komputer kita dihidupkan.
Oke, simak tutorial berikut ini :


1. Mengaktifkan MySQL
Mulai dengan MySQL.Pertama kali, loginlah sebagai root. Kemudian dalam direktori kerja MySQL kita (atau direktori instalasi) masuklah ke folder MySQL dengan perintah berikut ini (oya , tanda # menunjukkan prompt sebagai root ) :


#cd /home/xxxx/mysql-4.0.16


Kemudian kopikan file mysql.server ke folder /etc/init.d sebagai berikut :


#cp support-files/mysql.server /etc/init.d/mysql


Oke … kita buat beberapa link untuk aktifasi MySQL pada run level 3 (text mode maksudnya ..) dan run level 5 (kalo pake GUI, gitu ..).


#cd /etc/rc3.d
#ln -s ../init.d/mysql S85mysql
#ln -s ../init.d/mysql K85mysql
#cd /etc/rc5.d
#ln -s ../init.d/mysql S85mysql
#ln -s ../init.d/mysql K85mysql
#cd ../init.d
#chmod 755 mysql


Huff …. oke. Selesai dah. Lanjut ke Apache yach !


2. Mengaktifkan Apache


Tetep sebagai user root, pindah ke direktori kerja dengan perintah berikut ini :
#cd /usr/local/apache/bin
Kemudian kopikan file apachectl dengan perintah sebagai berikut :


#cp apachectl /etc/init.d/httpd


Sebgaimana pada MySQL, kini saatnya membuat link aktivasi untuk run level 3 dan run level 5 :


#cd /etc/rc3.d
#ln -s ../init.d/httpd S85httpd
#ln -s ../init.d/httpd K85httpd
#cd /etc/rc5.d
#ln -s ../init.d/httpd S85httpd
#ln -s ../init.d/httpd K85httpd


Okre …. selesai sudah tugas kita untuk membuat aktivasi Apache dan MySQL ketika booting.Reboot mesin kita dan cobakan.
Semoga berhasil dan happy configuratin’ …..


Tutorial Menginstall PHP-Apache-MySQL pada Linux January 21, 2006

Posted by azzam in Programming. 2 comments


Banyak dari kita yang sudah mahir dalam menginstall Apache-PHP-MySQl pada sistem operasi windows.Bahkan para developer banyak mengembangkan paket-paket installer untuk memudahkan kita dalam menginstall trio PHP-Apache-MySQL, seperti Appserve,PHPTriad, PHPEasy, dan sebagainya.



Artikel kali ini akan mencoba mengulas pengalaman saya ketika menginstal Apache , PHP , dan MySQL pada sistem operasi Linux, atau yang sering dikenal dengan LAMP (Linux-Apache-MySQL-PHP). Dalam instalasi ini, kita akan menggunakan Apache 2.0.54, PHP 5.0.5 (atau yang lebih rendah dari versi ini) and MySQL 4.1.11. Sebelum instalasi dimulai, anggaplah bahwa dalam sistem operasi yang kita gunakan belum terdapat instalasi LAMP sama sekali.Jikapun sudah ada dan anda ingin mencoba mengupgrade dengan versi terbaru, cobalah untuk meng-uninstall versi lama yang telah anda instal. Sebelum anda memulai instalasi, pastikan anda mempunyai hak akses sebagai root, atau anda termasuk dalam group wheel (root, gid=0) yang memungkinkan anda untuk menjalankan dan mengkonfigurasi LAMP.



Beberapa point penting yang akan kita bicarakan antara lain :



Mendapatkan resources Apache, PHP & MySQL


Menginstal MySQL 4.1.x


Menginstal Apache 2.x


Menginstal PHP 5.x


Memulai Apache Web Server


Testing PHP



Oke..kita mulai saja …



1. Mendapatkan resources Apache, PHP & MySQL



Dowload dulu sourcenya dari situs ini :



Apache 2.x - http://httpd.apache.org/download.cgi


PHP 5.x - http://us2.php.net/downloads.php


MySQL 4.1.x - http://dev.mysql.com/downloads/mysql/4.1.html#source




2.Menginstal MySQL 4.1.x



Saatnya menginstall database MySQL ! Decompress dan konfigurasi dahulu source MySQL.Setelah itu, anda boleh langsung mengcompilenya :



tar -xzvf mysql-4.1.11.tar.gz


cd mysql-4.1.11


./configure –prefix=/usr/local/mysql


make


make install



Setelah instalasi selesai, jangan lupa untuk mengcopykan file CNF ke area konfigurasi pada linux anda (biasanya sih di folder /etc)



cp support-files/my-medium.cnf /etc/my.cnf



Kemudian, lakukan instalasi database MySQL dan memulainya .. (pastikan anda mengganti terlebih dahulu hak akses beberapa folder yang akan diakses oleh database anda. Untuk mengetahuinya, cobalah mengecek error yang ada bila perintah di bawah tidak berjalan dengan baik). Untuk lebih jelasnya ikuti perintah-perintah di bawah …




/usr/sbin/groupadd mysql


/usr/sbin/useradd -g mysql mysql


(Membuat user yang masuk dalah group mysql)



/usr/local/mysql/bin/mysql_install_db


chown -R root:mysql /usr/local/mysql


chown -R mysql:mysql /usr/local/mysql/data


(Menginstall database dan mengubah group dari user mysql dengan perintah chown)



Kemudian, langkah yang terakhir adalah mengubah konfigurasi dalam file ld.so.conf dan menambahkan satu baris konfigurasi dalam file tersebut :



vi /etc/ld.so.conf



Tambahkan baris ini :


/usr/local/mysql/lib/mysql



Untuk menjalankan MySQL, gunakan perintah berikut :



/usr/local/mysql/bin/mysqld_safe ?user=mysql &



Untuk mengganti password MySQL, lakukan dengan perintah berikut :



/usr/local/mysql/bin/mysqladmin -u root password new_password



(isi dengan password apapun yang kamu mau !)



3. Menginstal Apache 2.x



Oke ….udah terbiasa dengan decompress dan konfigurasi source, kan ? Lanjut yach ! Selanjutnya kita akan menginstall web server kita, Apache ! Ikuti dulu langkah-langkah di bawah :


tar -xzvf httpd-2.0.54.tar.gz


cd httpd-2.0.54


./configure –prefix=/usr/local/apache –enable-mods-shared=all


make


make install




4. Menginstal PHP 5.x



Untuk menginstal source PHP, langkah-langkahnya adalah …



tar -xzvf php-5.0.4.tar.gz


cd php-5.0.4


./configure –prefix=/usr/local/php –with-apxs2=/usr/local/apache/bin/apxs –with-mysql=/usr/local/mysql


make


make install



Kopikan file php.ini ke area yang ditentukan :



cp php.ini-dist /usr/local/lib/php.ini



Langkah selanjutnya adalah men-setup ekstensi .php dan .phtml supaya bisa diparsing oleh PHP engine. Untuk itu, bukalah file httpd.conf dengan text editor :



vi /usr/local/apache/conf/httpd.conf



Pada file ini , tambahkan beberapa baris konfigurasi. Carilah dimana line AddType berada dan tambahkan baris di bawah ini :



AddType application/x-httpd-php .php .phtml



Simpan kembali file httpd.conf



5. Memulai Apache Web Server



Untuk memulai Apache :


/usr/local/apache/bin/apachectl start



Untuk merestart apache bila ada konfigurasi yang diganti saat apache dijalankan :


/usr/local/apache/bin/apachectl restart



huff …selesai juga yach. Oke …langkah terakhir adalah memastikan apache, php dan MySQL berjalan dengan baik ….


6.Testing PHP



Buatlah dengan teks editor suatu file yang bernama phpinfo.php pada direktori


/usr/local/apache/htdocs/ dan masukkan code php di bawah :



phpinfo();


?>







Oke ! Jalankan web browser dan jalankan http://localhost/phpinfo.php . Kalau muncul layar yang menunjukkan informasi Apache , PHP dan MySQL yang terinstall, berarti anda sudah berhasil…


Sukses dan happy configuratin’ !

Tuesday, May 16, 2006

Beberapa Arti Mimpi

Babi
Jika anda bermimpi memotong babi, alamat akan beruntung sekali, dan bermimpi melihat bangkai babi bertanda tidak baik sekali.



Badan
Jika anda bermimpi badan gemuk berarti akan dimuliakan orang dan dijujung tinggi. Dan kalau badan anda kurus tanda sebaliknya. Mimpi badan berdarah bertanda harta akan tahan lama. Dan mimpi badan keluar kutunya, alamat bagi yang susah akan terhibur dan bagi yang sakit akan segera sembuh.



Badak
Jika anda bermimpi melihat badak, bertanda akan mendapat pengaruh besar dalam kedudukan sosial atau perdagangan yang ada pimpin sekarang.



Bajak Laut
Jika anda bermimpi melihat atau ditawan oleh bajak laut, bertanda anda sukses dalam kerja dan mendapat tawaran baik diantara dua pekerjaan dan besar bermanfaat besar. Sedang seorang wanita yang bermimpi ditangkap bajak laut alamat segera kawin atau dapat jodoh.



Baju
Jika anda bermimpi baju anda robek bertanda akan ada berita yang akan buruksekali yang akan menyusahkan jiwa anda. Dan jika anda bermimpi ada sesuatu tindakan yang dilihat anda kurang menyenangkan atau akan menghebohkan masyarakat, menandakan tindaktanduk anda dalam bergaul kurang diperhatikan. Misalkan anda bermimpi ketika seseorang yang anda sukai membuka pakaianya (penutup aurat, seperti jilbab). artinya bahwa upaya anda selama ini dalam mencari perhatian orang itu adalah sia-sia belaka. Kesimpulannya orang yang anda sukai itu ingin menjauhi anda.



Baju Kurung
Jika anda bermimpi melihat seorang memakai baju kurung, alamat murah rezeki karena anda tidak segan-segan mencari kerja.



Baju Kebesaran
Jika anda bermimpi mendapatkan baju kebesaran bertanda anda akan dapat keuntungan besar. Dan jika mendapat baju besar, bersirat akan segera mendapat keuntungan yang tak terduga.



Baju Hijau
Jika anda bermimpi berbaju hijau bertanda anda mendapat berkat dari Tuhan Yang Maha Esa. Jika anda berbaju putih bertanda anda dalam posisi dicemooh orang, dan bila kehilangan baju tanda berduka hati.



Baju Sulaman
Jika anda bermimpi mengenakan baju sulaman memberitakan anak cucu anda atau keponakan anan akan mempunyai rezeki yang datang tiba-tiba. Sedangkan kalau anda berbaju robek bertanda segala yang disimpan didalam rumah akan diketahui orang.



Bahaya
Jika anda bermimpi dalam keadaan bahaya, bertanda kehidupan anda yang begitu tentram segera ada yang merusaknya. Sedangkan menolong orang yang ditimpa bahaya, bertanda anda berlaku baik (adil) sesama kawan.



Bahagia
Jika anda bermimpi bahagia bertanda kebalikan, hidup yang anda jalankan harus lebih hati-hati lagi (waspada) Lain halnya kalau anda bermimpikan orang yang bahagia, adalah tanda anda disayangi orang dan diberi kesempatan yang lumayan.



Bayang-Bayang
Jika anda bermimpi melihat bayang-bayang diair atau gelas bertanda anda akan mendapat suatu pekerjaan yang lebih baik lagi.



Bayar
Jika anda bermimpi membayar hutang, berartikan baik sekali tentunya dalam bidang pekerjaan anda. Anda dipercaya oleh majikan yang memberikan kuasa.



Bayi
Jika anda bermimpi menggendong bayi bertanda akan mendapatkan rezeki yang baik. Bila anda melihat bayi lahir anda akan aktif dalam suatu pekerjaan yang tidak disangka-sangka dan tidak ada hubungannya dengan pekerjaan anda yang lampu. Dan jika mimpi melihat bayi dalam kandungan ibu, bertanda orang yang menghalang-halangi usaha anda akan pergi dari anda.



Bahan
Jika anda bermimpi membeli bahan bangunan bertanda jelas anda akan bersukses dalam usaha yang anda rintis.



Bangkai
Jika anda bermimpi berjumpa dengan bangkai yang sudah berbau sekali, bertand kesusahan akan menimpa anda dalam soal keuangan.



Balkon
Jika anda bermimpi sedang ada dibalkon, bertanda anda akan bertengkar dengan seorang kawan atau keluarga anda. Dan bila anda ada dibalkon tapi tak dapat melihat apa-apa, bertanda harus berwaspada karena anda akan dicelakakan oleh teman-teman anda dikala andan tidak tahu menahu.



Balon
Jika anda bermimpi melihat balon atau memegangnya bertanda sesuatu yang dikerjakan dan diharapkan akan kurang memuaskan.



Bangku
Jika anda bermimpi sedang duduk disebuah bangku di park, bertanda akan bertemu dengan seorang kawan yang sudah lama berpisah dengan anda. Bila anda sedang sibuk bekerja disebuah bangku, bertanda akan mendapatkan penghargaan yang baik dari majikan anda.



Bank
Jika anda bermimpi sedang berada didalam bank akan mendapat dan menghadapi kesukaran.



Banjir
Jika anda bermimpi sedang mengamat-amati banjir bertanda anda akan dikaruniai rezeki. Tapi bila anda ditimpa banjir, alamat buruk karena akan kekurangan. Mimpi rumah anda kebanjiran bersirat anda akan capek hati (kesal, dongkol, emosi jiwa).



Bantal
Jika anda bermimpi melihat bantal sulaman bertanda anda akan ditolong oleh orang atasan.



Banteng
Jika anda bermimpi melihat banteng, bertanda akan mendapatkan suatu kegembiraan.



Baca
Jika anda bermimpi membaca buku suci merupakan suatu keuntungan besar. Juga jika mimpi belajar membaca, mimpi mendengan suara orang membaca buku, bertanda pengertian anda akan bertambah.



Batu
Jika anda bermimpi mengangkat batu hendak dibawa pulang kerumah, bertanda akan beruntung besar.



Batu Kerikil
Jika anda bermimpi bermain batu kerikil bertanda kesusahan anda akan berkurang. Dan anda akan bahagia jika anda dibangunkan oleh suara batu kerikil.



Bakar
Jika anda bermimpi membakar hutan atau alas, bertanda daya upaya anda akan berhasil. Terutama dalam soal perkawinan dan percintaan.



Bawang
Jika anda bermimpi memakan bawang, bertanda anda harus hati-hati karena akan dicurangi orang.



Bebas
Jika anda bermimpi dibebaskan dari tuduhan oleh pengadilan berarti anda dapat melumpuhkan segala manusia-manusia yang curiga terhadap anda dan dengan seketika waktu anda bisa kerja sukses lagi.



Bedak
Jika anda bermimpi melihat dan memakai bedak bertanda asmara dan cinta anda akan bahagia.



Beludru
Jika anda bermimpi melihat atau menyentuh atau berbaring diatas beludru bertanda suatau kehidupan yang gembira dan senang.



Belandar
Jika anda bermimpi belandar atau cagak dari rumah roboh, bertanda akan ditimpa kesusahan yang tiba-tiba.



Bel
Jika anda bermimpi mendengar suara bel dari jauh, bertanda apa yang dicita-citakan akan terpenuhi dan bila suara bel itu dekat saja bertanda anda akan tergelincir dalam mulut manis dan anda mungkin akan kehilangan uang.



Belanja
Jika anda bermimpi belanja anda akan berbahagia dalam rumah tangga.



Benang
Jika anda bermimpi memasukan benang dalam jarum, bertanda jika ada kesukaran datang akan meringankan. Sedang mimpi memilih benang, bertanda bahagia akan datang segera.



Bendera
Jika anda bermimpi melihat bendera terpancang dan berkibar-kibar, bertanda keuntungan akan datang. Tetapi bila bendera itu hanya diam saja, bertanda suatu laporan palsu yang tiba-tiba datang tapi hal ini anda jangan percaya.



Benci
Jika anda bermimpi dibenci orang bertanda khabar baik akan datang pada anda.



Benteng
Jika anda bermimpi masuk kedalam sebuah benteng, bertanda anda akan kekesalan hati yang tiba-tiba. Dan bila melihat benteng dibetulkan, bertanda akan memiliki keberuntungan sederhana.
Jika anda bermimpi ada atau didekat benteng anda segera ditolong oleh teman-teman anda. Pertolongan itu terutama datangnya dari bidang sosial dan dagang.



Bencana
Jika anda bermimpi terkena bencana, hal itu bertanda sebagai kebalikan dari mimpi anda.



Beruang
Jika anda bermimpi dikejar beruang, bertanda kurang baik anda akan disusahkan oleh orang yang dianggap teman. Tetapi kalau anda dapat menghindari diri atau mematikan biruang itu pasti akan mendapat kemenangan baik dari seteru anda.



Beranda
Jika anda bermimpi duduk di beranda sebuah rumah terutama dengan dengan putri, berarti anda dengan selekasnya menikah. Tetapi bila anda tertidur diberanda, alamat akan kesukaran yang anda hadapi tetapi begitu serius.



Berkelahi
Jika anda bermimpi melihat orang berkelahi dijalan bertanda situasi pedagangan anda akan maju. Sedang yang berkelahi itu anak-anak semua, alamat pertikaian dalam rumah (akan) timbul. Dan kalau yang berkelahi itu binatang-binatang, bertanda dari pihak keluarga istri anda kurang senang dengan anda.



Berlayar
Jika anda bermimpi berlayar diair yang tenang, alamat kebahagian akan datang, sedang berlayar diair yang berteriak adalah sebaliknya.



Bertaruh
Jika anda bermimpi melihat atau anda sendiri sedang bertaruh, bertanda anda mengikat diri dalam suatu pemufakatan yang menyinggung pribadimu.



Bersih
Jika anda bermimpi membersihkan badan, suatu tanda yang baik sekali artinya anda jujur dan sehat serta berbahagia dalam hidup. Sedang anda mimpi membersihkan badan orang lain, alamat anda akan mendapat ambisi baru yang tadinya dilepaskan. Mimpi membersihkan perkakas rumah, bertanda anda akan mendapat kedudukan tinggi dalam masyarakat. Dan bila mimpi membersihkan gigi, bertanda anda jangan khawatir dan gaduh soal penghidupan anda sekarang tetap memberikan kebahagiaan.



Beras
Jika anda bermimpi memberi atau membuang beras pada saat pengantin bertanda anda akan segera kawin (nikah) dengan segera.



Besi
Jika anda bermimpi bekerja mempergunakan alat dari besi bertanda anda mempunyai bakat dalam pertukangan untuk segera dikembangkan.



Borok
Jika anda bermimpi keluar borok-borok (luka) dikepala, bertanda akan tiba keuntungan dan mimpi badan yang penuh borok bertanda rezeki murah datangnya.



Buaya
Jika anda bermimpi naik buaya masuk kedalam kali atau air, bertanda pekerjaan anda akan lebih sukses lagi. Dan mimpi melihat buaya merangkak masuk kedalam rumah anda, bertanda akan ada keberuntungan (untung). Sedangkan bermimpi melihat buaya, bertanda ada musuh yang diam-diam hendak mengintai mencelakakan anda.



Buaian
Jika anda bermimpi melihat buaian bayi didalam bulan, bertanda sukses pekerjaan.Dan bila mimpi bayi kembar dalam bulan alamat kebahagiaan perkawinan.



Buang air kecil/Kencing
Jika anda bermimpi buang air kecil (kencing) bertanda akan ada yang menimpa rumah yaitu pencuri akan datang. Waspadalah.



Buang air besar/Berak
Jika anda bermimpi buang air besar bertanda ada kemungkinan besar anda akan kehilangan sesuatu. Harus lebih berhati-hati.



Buah Anggur
Jika anda bermimpi memetik buah anggur, bertanda mendapat kedudukan tinggi, dan bila anda makan buah anggur bertanda anda akan menerima warisan.



Bujang
Jika anda bermimpi seorang bujang atau puteri, suatu bertanda sesuatu yang hanya khayal belaka, seperti membangun istana di udara.



Budi
Jika anda bermimpi berbudi baik dalam mimpi bertanda akan dipercaya teman sejawat, tetapi harus berhati-hati karena mempunyai latar belakang.



Buku
Jika anda bermimpi melihat orang membaca buku, bertanda akan mendapat anak yang baik, dan jika anda sendiri yang membaca buku, bertanda anda mempunyai suatu rasa kebudayaan (perilaku, adab) yang sangat menguntungkan.



Bukit
Jika anda bermimpi menaiki bukit dengan susah payag dan akhirnya sampai juga diatas, bertanda yang anda harapkan akan berhasil (dalam mencari pekerjaan baik). Dan kalau menuruni bukit bertanda kebalikannya.



Buka
Jika anda bermimpi membuka lemari atau peti, bertanda anda harus berhati-hati, karena rahasia yang tersimpan akan segera diketahui orang dengan kelalaian anda sendiri (jangn teledor, sembarangan).



Bulan
Jika anda bermimpikan rembulan atau matahari jatuh, bertanda anda akan berkabung atau bersusah hati.



Bumi
Jika anda bermimpi bahwa bumi ini anda bisa kelilingi bertanda sangat baik sekali untuk keberadaan anda (kemampuan).



Bungkusan
Jika anda bermimpikan ada sahabat datang membawa bungkusan, bertanda akan menemukan kebahagiaan dalam perjalanan (lancar sampai tujuan).



Bunting/Hamil
Jika anda bermimpi istri anda sedang bunting bertanda kurang baik.



Bengawan
Jika anda bermimpi bengawan meluap bertanda pekerjaan anda cenderung maju dan melihat air bengawan kecil dan jernih, bertanda akan dapat uang yang tidak sedikit.



Bianglala/Pelangi
Jika anda bermimpi melihat bianglala bersinar merah, bertanda suatu kebaikan, segala apa yang anda inginkan ada kemungkinan besar tercapai.



Bibir
Jika anda bermimpi (wanita) melihat bibirnya sendiri alamat bisa tercapai cita-citanya sebagai biduan dan atau seniwati lainnya. Untuk pria harus berhati-hati mengeluarkan omongan karena tergelincir sendiri (tidak bisa mengontrol omongan yang beretika). Sedangkan bermimpi (pria atau wanita) yang melihat bibir kelamin lainnya bertanda baik sekali dalam perkelaminan yaitu ia bisa memilih teman jodoh yang serasi betul.



Bidadari
Jika anda bermimpi melihat bidadari terbang diatas rumah bertandakan kebahagian sedangkan seorang bidadari datang bercapa-cakap dengan anda ada sinyalemen orang besar akan datang dan bergaul dengan anda.



Bilik/Kamar
Jika anda bermimpi sedang berada dalam bilik kapal bertanda anda akan (oleh teman-teman akan berdaya upaya untuk jahil) berakibat kerusakkan.



Binatang
Jika anda bermimpi melihat bermacam-macam binatang bertandakan alamat kepada anda harus bekerja membanting tulang berwaspada yang insya Allah akan sukses.



Bintang
Jika anda bermimpi melihat bintang dilangit yang bermacam-macam bentuknya, ini adalah merupakan tanda bahwa segala kebutuhan Anda akan terpenuhi. Ini juga merupakan alamat bahwa anda harus bekerja membanting tulang. Tapi janganlah lupa juga dengan Tuhan YME. Insya Allah akan sukses.



Biru
Jika anda bermimpi melihat warna-warna biru disekeliling anda bertanda suatu kebaikan dalam kalangan keluarga. Dan dalam cinta ada tumbu kesetiaan.



Biola
Jika anda bermimpi mendengar suara biaola bertanda anda harus selekas mungkin mengambil bagian (cepat mengambil keputusan).



Bisu
Jika anda bermimpi seolah-olah bisu, suatu tanda bahwa perkataan anda terhadap teman-teman kurang dipercaya.



Bicara
Jika anda bermimpi sedang bicara bertanda suatu persoalan yang amat sulit dihadapi anda akan segera beres (tak menjadi lama).



Boneka
Jika anda bermimpi bermain-main dengan boneka bertanda rumah tangga anda akan hidup harmonis dengan anak-anak yang sehat-sehat.



Botak
Jika anda bermimpi berkepala botak atau tidak berambut bertanda anda akan menerima khabar buruk.



Botol
Jika anda bermimpi melihat atau mebawa botol penuh berisi apa saja bertanda kekayaan anda bertambah. Sedangkan bermimpi botol itu kosong, bertanda kesukaran yang tiada lenyap-lenyap dalam berusaha apa saja.



Boxing
Jika anda bermimpi sedang boxing atau melihat orang berboxing (tinju) bertanda perdagangan dan pencaharian anda akan mengalami kerugian dan kesukaran.



Bunuh
Jika anda bermimpi membunuh orang, bertanda akan keberuntungan besar, sedang anda dibunuh orang, bertanda kurang baik anda akan menjadi sakit-sakitan.



Bunga
Jika anda bermimpi melihat atau memegang bunga bertanda anda akan menemui keberuntungan dalam cinta (tidak sedih hati). Mimpi memetik bunga, bermakna anda akan mendapat ketentraman karena disukai oleh banyak orang.



Bulus
Jika anda bermimpi bertemu dengan bulus, bertanda akan mendapatkan pasangan yang baik, menangkap bulus bertanda akan kesusahan hidup. Mimpi melihat bulus masuk kedalam sumur, bertanda beruntung dan mimpi bulus dan ular berhadap-hadapan alamat akan ada untung.



Bunyi
Jika anda bermimpi mendengar senapan berbunyi, bertanda akan naik derajat.



Burung
Jika anda bermimpi melihat burung terbang, bertanda kesehatan anda terpelihara rezeki murah dan perkawinan bahagia. Dan mimpi burung terbang menuju anda, bertanda akan datang karunia pada anda dalam ketenangan dan damai.



Burung Merak
Jika anda bermimpi melihat burung merak bertanda akan ditolong oleh orang budiman.



Burung Kuntul
Jika anda bermimpi melihat burung kuntul terbang tanda anda akan salah bicara.



Burung Betet
Jika anda bermimpi melihat burung betet bertanda akan menemui banya perempuan berselisihan (anda harus berhati-hati menyikapi).



Burung Perkutut
Jika anda bermimpi melihat dan atau memegang burung perkutut bertanda anda akan mendapatkan istri atau anak yang baik.



Burung Dara
Jika anda bermimpi melihat dan atau memegang burung dara bertanda anda akan menerima surat.



Burung Kenari
Jika anda bermimpi burung kenari bernyanyi didalam sangkar bertanda bahagia.



Burung Merpati
Jika anda bermimpi melihat dan mendengan burung merpati, bertanda rumah tangga anda berbahagia, dan memberi makan kepadanya (burung-red) bertanda anda akan keliling dunia untuk kesenangan dan kebahagiaan hidup.



Burung Rajawali
Jika anda bermimpi burung rajawali terbang bertandakan pekerjaan dan usaha anda akan sukses.



Burung Gagak
Jika anda bermimpi bendengar bunyi burung gagak bertanda anda akan merasakan kekecewaan dalam percintaan, dan jika gagak berbunyi diatas atap, bertanda ada khabar (berita) jahat yang segera tiba pada anda.



Burung Gereja
Jika anda bermimpi melihat burung gereja menandakan anda atau yang anda kenal akan mengadakan perjalanan jauh.



Burung Kuau
Jika anda bermimpi mendengar atau melihat burung kuau bertanda anda akan menerima warisan atau uang.



Burung Unta
Jika anda bermimpi melihat burung unta bertanda semua rencana yang telah meninggi (matang) akan runtuh (gagal) tiba-tiba.



Buta
Jika anda bermimpi sebagai orang buta, bertanda anda harus hati-hati dalam pekerjaan yang anda kerjakan sekarang karena ada hal-hal yang kurang memberikan kepercayaan bagi anda. Dan kalau anda hanya melihat orang buta, bertanda ada seorang sahabat yang segera datang membutuhkan pertolongan pada anda.



Butuh
Jika anda bermimpi didatangi orang membutuhkan tenaga, bertanda anda harus lebih teliti lagi dalam hidup anda, ada anasir-anasir (pandangan) disekitar lingkunganmu yang berpengaruh. Tapi dalam hal ini terserah dari kebijaksanaan anda pada hari-hari baik.

Memandang Bulan Purnama

Sunday, May 14, 2006

Mekiis Di Segara Biaung Gianyar

Mekiis
Rabu 29 Maret 2006
Di Segara Biaung Gianyar


Hari Raya Nyepi relatif berbeda dengan upacara Hindu yang lainnya. Hari raya ini tidak menggunakan wuku dan pasaran, melainkan menggunakan perhitungan tanggal (suklapaksa) dan panglong (kresnapaksa) serta sasih. Hari Raya Nyepi adalah upacara tahun baru. Hari Suci ini jatuh pada tanggal apisan (Tithi Pratami Suklapaksa) Sasih Kadasa (Waisaka).
Upacara ini dimulai dari panglong 13 sasih Kasanga (Chaitra). Pada hari itu, umat Hindu melaksanakan Pamelastian (Mekiis/Melis). Ida Bhatara ke pantai (segara). Sesampai di pantai, umat mengambil tirta secara simbolis ke tengah Samudra. Tirta ini disebut tirta Kamandanu (Tirta Bhatara). Umat juga menghanyutkan dan meleburkan kotorannya di laut. Sehingga mereka kemudian bisa pulang dengan dipenuhi kesucian untuk menyambut sebuah zaman baru.
Dalam pelaksanaan pamelastian (mekiis/melis) yang telah terlaksana di lingkungan tempat tinggal saya. Adapun rentetan atau urutan barisan yang akan berangkat dari pura ke tempat pamelastian. Antara lain sebagai berikut :
1. Kober
Kober terletak pada barisan paling pertama dimana posisinya disebelah kanan dan kiri kukusan (pasepan) yang dapat saya amati tenatang kober itu, saya dapat melihat gambaran naga berwarna hitam dengan tangkai kober juga berwarna hitam. Sedangkan kain kober tersebut berwarna putih. Ujung tombak runcing seperti senajata. Disana saya melihat keagungan dan keindahan tersebut karena lambaian kain kober yang menarik perhatian.
2. Kukusan
Kukusan dengan bara api kecil dengan kayu dan menyan yang harum dapat mengundang mata untuk melihat asapnya yang mengepul seperti awan di langit yang indah, itulah seni pasepan yang saya lihat, sedangkan buruknya pada saat pengayah membawanya, tangan merasa panas. Namun karena ketulusan hati untuk ngaturang ngayah jadi tidak merasakan apa-apa.
3. Penastan
Yang dapat saya lihat bentuknya yang unik. Seperti mangkok dengan ukiran-ukiran bunga
4. Cecepan
Bentuk yang unik dan sederhana yang terbuat dari aluminium agar mudah dibawa dan tak mudah pecah.
5. Bersian
Adalah alat penyucian/pembersihan Ida Bhatara. Uniknya tempat-tempat kecil yang isinya bermacam-macam eteh-eteh yang bentuknya seperti tempat wedang pada jaman sekarang make, sisir, petat juga ada di dalamnya. Ukiran saab sebagai penutupnya sangat menarik hati.
6. Rantasan
Adalah symbol dari wastra/pakaian yang dipersembahkan kehadapan Ida Bhatara.


7. Petabuhan
Adalah arak dan berem yang dihaturkan setelah menghaturkan blabaran/segehan. Uniknya di atas di ujung botol tersebut terdapat patung garuda yang sudah berisi lobang warna patung yang sangat indah dengan kombinasinya.
8. Lantaran putih, kuning sepanjang 3 meter yang dibuka dengan kencang
9. Pekuluh (Tirta) dengan tedung kuning
10. Ida Ratu Ayu dengan tedung merah
11. Ida Ratu Dalem Alit dengan tedung putih
12. Ida Ratu Lingsir dengan tedung kuning
13. Ida Ratu Gede dengan tedung hitam
14. Dan paling ujung atau akhir adalah penabuh (sekehe gong) dan pangiring yang lainnya. Dimana indahnya nada satu dengan yang lainnya yang terdengar sangat harmonis dan dinamis. Saya mendengar tidak sembarang gambelan/gending tabuh yang bisa mengiringi rentetan pasukan mekiis/melis tersebut. Kebanyakan gending gambelannya diulang-ulang dan monotun.
Disamping itu saya juga melihat betapa seninya barisan itu dengan rapinya berjalan dari Pura Dalem Pengilen menuju segara untuk melaksanakan penyucian. Demikian laporan saya yang dapay saya sajikan, mungkin banyak kejanggalan di dalam penulisannya, kiranya para pembaca dapat menyarankan dan memberikan saran yang dapat membangun agar nantinya saya dapat menyajikan laporan yang lebih baik.

Mekiis Di Segara Biaung Gianyar

Mekiis
Rabu 29 Maret 2006
Di Segara Biaung Gianyar


Hari Raya Nyepi relatif berbeda dengan upacara Hindu yang lainnya. Hari raya ini tidak menggunakan wuku dan pasaran, melainkan menggunakan perhitungan tanggal (suklapaksa) dan panglong (kresnapaksa) serta sasih. Hari Raya Nyepi adalah upacara tahun baru. Hari Suci ini jatuh pada tanggal apisan (Tithi Pratami Suklapaksa) Sasih Kadasa (Waisaka).
Upacara ini dimulai dari panglong 13 sasih Kasanga (Chaitra). Pada hari itu, umat Hindu melaksanakan Pamelastian (Mekiis/Melis). Ida Bhatara ke pantai (segara). Sesampai di pantai, umat mengambil tirta secara simbolis ke tengah Samudra. Tirta ini disebut tirta Kamandanu (Tirta Bhatara). Umata juga menghanyutkan dan meleburkan kotorannya di laut. Sehingga mereka kemudian bisa pulang dengan dipenuhi kesucian untuk menyambut sebuah zaman baru.
Dalam pelaksanaan pamelastian (mekiis/melis) yang telah terlaksana di lingkungan tempat tinggal saya. Adapun rentetan atau urutan barisan yang akan berangkat dari pura ke tempat pamelastian. Antara lain sebagai berikut :
1. Kober
Kober terletak pada barisan paling pertama dimana posisinya disebelah kanan dan kiri kukusan (pasepan) yang dapat saya amati tenatang kober itu, saya dapat melihat gambaran naga berwarna hitam dengan tangkai kober juga berwarna hitam. Sedangkan kain kober tersebut berwarna putih. Ujung tombak runcing seperti senajata. Disana saya melihat keagungan dan keindahan tersebut karena lambaian kain kober yang menarik perhatian.
2. Kukusan
Kukusan dengan bara api kecil dengan kayu dan menyan yang harum dapat mengundang mata untuk melihat asapnya yang mengepul seperti awan di langit yang indah, itulah seni pasepan yang saya lihat, sedangkan buruknya pada saat pengayah membawanya, tangan merasa panas. Namun karena ketulusan hati untuk ngaturang ngayah jadi tidak merasakan apa-apa.
3. Penastan
Yang dapat saya lihat bentuknya yang unik. Seperti mangkok dengan ukiran-ukiran bunga
4. Cecepan
Bentuk yang unik dan sederhana yang terbuat dari aluminium agar mudah dibawa dan tak mudah pecah.
5. Bersian
Adalah alat penyucian/pembersihan Ida Bhatara. Uniknya tempat-tempat kecil yang isinya bermacam-macam eteh-eteh yang bentuknya seperti tempat wedang pada jaman sekarang make, sisir, petat juga ada di dalamnya. Ukiran saab sebagai penutupnya sangat menarik hati.
6. Rantasan
Adalah symbol dari wastra/pakaian yang dipersembahkan kehadapan Ida Bhatara.


7. Petabuhan
Adalah arak dan berem yang dihaturkan setelah menghaturkan blabaran/segehan. Uniknya di atas di ujung botol tersebut terdapat patung garuda yang sudah berisi lobang warna patung yang sangat indah dengan kombinasinya.
8. Lantaran putih, kuning sepanjang 3 meter yang dibuka dengan kencang
9. Pekuluh (Tirta) dengan tedung kuning
10. Ida Ratu Ayu dengan tedung merah
11. Ida Ratu Dalem Alit dengan tedung putih
12. Ida Ratu Lingsir dengan tedung kuning
13. Ida Ratu Gede dengan tedung hitam
14. Dan paling ujung atau akhir adalah penabuh (sekehe gong) dan pangiring yang lainnya. Dimana indahnya nada satu dengan yang lainnya yang terdengar sangat harmonis dan dinamis. Saya mendengar tidak sembarang gambelan/gending tabuh yang bisa mengiringi rentetan pasukan mekiis/melis tersebut. Kebanyakan gending gambelannya diulang-ulang dan monotun.
Disamping itu saya juga melihat betapa seninya barisan itu dengan rapinya berjalan dari Pura Dalem Pengilen menuju segara untuk melaksanakan penyucian. Demikian laporan saya yang dapay saya sajikan, mungkin banyak kejanggalan di dalam penulisannya, kiranya para pembaca dapat menyarankan dan memberikan saran yang dapat membangun agar nantinya saya dapat menyajikan laporan yang lebih baik.

Tuesday, May 09, 2006

Main Game Online

Situs Programmer Indonesia

Situs Eksiklopedia Bebas

Tentang DNS (Domain Name Server)

Sebelum dipergunakannya DNS, jaringan komputer menggunakan HOSTS files yang berisi informasi
dari nama komputer dan IP address-nya. Di Internet, file ini dikelola secara terpusat dan di setiap loaksi
harus di copy versi terbaru dari HOSTS files, dari sini bisa dibayangkan betapa repotnya jika ada
penambahan 1 komputer di jaringan, maka kita harus copy versi terbaru file ini ke setiap lokasi. Dengan
makin meluasnya jaringan internet, hal ini makin merepotkan, akhirnya dibuatkan sebuah solusi dimana
DNS di desain menggantikan fungsi HOSTS files, dengan kelebihan unlimited database size, dan
performace yang baik. DNS adalah sebuah aplikasi services di Internet yang menerjemahkan sebuah
domain name ke IP address. Sebagai contoh, www untuk penggunaan di Internet, lalu diketikan nama
domain, misalnya: yahoo.com maka akan di petakan ke sebuah IP mis 202.68.0.134. Jadi DNS dapat di
analogikan pada pemakaian buku telepon, dimana orang yang kita kenal berdasarkan nama untuk
menghubunginya kita harus memutar nomor telepon di pesawat telepon. Sama persis, host komputer
mengirimkan queries berupa nama komputer dan domain name server ke DNS, lalu oleh DNS dipetakan
ke IP address.
1.2. Domain Name System (DNS)
Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama
komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control
Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web


bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah
atribut penulis dan pernyataan copyright yang disertakan dalam setiap dokumen. Tidak
diperbolehkan melakukan penulisan ulang, kecuali mendapatkan ijin terlebih dahulu dari browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address. Selain digunakan di Internet, DNS juga dapat di implementasikan ke private network atau intranet dimana DNS memiliki keunggulan seperti:
1. Mudah, DNS sangat mudah karena user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IPaddress
sebuah komputer cukup host name (nama Komputer).
2. Konsisten, IP address sebuah komputer bisa berubah tapi host name tidak berubah.
3. Simple, user hanya menggunakan satu nama domain untuk mencari baik di Internet maupun di Intranet.

1.3. Apa itu DNS?
DNS dapat disamakan fungsinya dengan buku telepon. Dimana setiap komputer di jaringan Internet
memiliki host name (nama komputer) dan Internet Protocol (IP) address. Secara umum, setiap client
yang akan mengkoneksikan komputer yang satu ke komputer yang lain, akan menggunakan host name.
Lalu komputer anda akan menghubungi DNS server untuk mencek host name yang anda minta tersebut
berapa IP address-nya. IP address ini yang digunakan untuk mengkoneksikan komputer anda dengan
komputer lainnya.
1.4. Struktur DNS
Domain Name Space merupakan sebuah hirarki pengelompokan domain berdasarkan nama, yang terbagi
menjadi beberapa bagian diantaranya:
Root-Level Domains
Domain ditentukan berdasarkan tingkatan kemampuan yang ada di struktur hirarki yang disebut dengan
level. Level paling atas di hirarki disebut dengan root domain. Root domain di ekspresikan berdasarkan
periode dimana lambang untuk root domain adalah (“.”).
Top-Level Domains
Pada bagian dibawah ini adalah contoh dari top-level domains:
com Organisasi Komersial
edu Institusi pendidikan atau universitas
org Organisasi non-profit
net Networks (backbone Internet)
gov Organisasi pemerintah non militer
mil Organisasi pemerintah militer
num No telpon
arpa Reverse DNS
xx dua-huruf untuk kode negara (id:Indonesia,sg:singapura,au:australia,dll)
Top-level domains dapat berisi second-level domains dan hosts.

Second-Level Domains
Second-level domains dapat berisi host dan domain lain, yang disebut dengan subdomain. Untuk contoh:
Domain Bujangan, bujangan.com terdapat komputer (host) seperti server1.bujangan.com dan subdomain
training.bujangan.com. Subdomain training.bujangan.com juga terdapat komputer (host) seperti
client1.training.bujangan.com.
Host Names
Domain name yang digunakan dengan host name akan menciptakan fully qualified domain name
(FQDN) untuk setiap komputer. Sebagai contoh, jika terdapat fileserver1.detik.com, dimana fileserver1
adalah host name dan detik.com adalah domain name.
1.5. Bagaimana DNS itu bekerja?
Fungsi dari DNS adalah menerjemahkan nama komputer ke IP address (memetakan). Client DNS disebut
dengan resolvers dan DNS server disebut dengan name servers. Resolvers atau client mengirimkan
permintaan ke name server berupa queries. Name server akan memproses dengan cara mencek ke local
database DNS, menghubungi name server lainnya atau akan mengirimkan message failure jika ternyata
permintaan dari client tidak ditemukan.
Proses tersebut disebut dengan Forward Lookup Query, yaitu permintaan dari client dengan cara
memetakan nama komputer (host) ke IP address.

1. Resolvers mengirimkan queries ke name server
2. Name server mencek ke local database, atau menghubungi name server lainnya, jika ditemukan
akan diberitahukan ke resolvers jika tidak akan mengirimkan failure message
3. Resolvers menghubungi host yang dituju dengan menggunakan IP address yang diberikan name
server

Kesimpulan
DNS adalah hasil pengembangan dari metode pencarian host name terhadap IP address di Internet.
Pada DNS client (resolver) mengirimkan queries ke Name Server (DNS). Name Server akan menerima
permintaan dan memetakan nama komputer ke IP address Domain Name Space adalah pengelompokan
secara hirarki yang terbagi atas root-level domains, top-level domains, second-level

Sunday, May 07, 2006

Situs Yang Bagus Buat Maniak Film

Informasi FILM TERBARU

http://movies.real.com/

Thursday, May 04, 2006

Lyrics Lagu Samson "Bukan Diriku"

Setelah kupahami aku bukan yang terbaik
Yang ada di hatimu
Tak dapat kusangsikan
Ternyata dirinyalah yang mengerti kamu
Bukanlah diriku ..

Kini maafkanlah aku
Bila aku menjadi bisu kepada dirimu
Bukan santunku terbungkam
Hanya hatiku berbatas 'tuk mengerti kamu
Maafkanlah aku..

Chorus :
Walau ku masih mencintaimu
Ku harus meninggalkanmu
Ku harus melupakanmu
Meski hatiku menyayangimu
Nurani membutuhkanmu
Ku harus merelakanmu

Dan hanyalah dirimu
Yang mampu memahamiku
Yang dapat mengerti aku

Ternyata dirinyalah
Yang sanggup menyanjungmu
Yang ramah menyentuhmu
Bukanlah diriku..

Sunday, April 30, 2006

Instalasi Squid

stall Squid Proxy server pada win XP sp2

Sebelumnya saya minta maaf jika tutorial ini sudah ada

di kalangan pengguna linux tentunya squid sudah asing lagi,

kegunaan untuk aku sih buat menghemat trafic internet saya, masalahnya menggunakan internet yang dilimit 1250 mb / bulan

awalnya saya menginstall squid karena hoby saya main game online thecrims, www.thecrims.com
dulu saya menggunakan myproxy, oleh temen saya di IRC di beritahu untuk menggunakan squid sebagai proxy server.
pada awalnya saya tidak percaya kalau ada squid untuk windows segera tanya deh sama google dan akhirnya saya temukan tutorial ini.

Ini Alamat squid kalau perlu tutorialnya silakan jalan-jalan di sini
http://squid-cache.org

website squid for windows :
http://www.acmeconsulting.it/SquidNT/

Download di sini :
http://www.acmeconsulting.it/pagine/opensource/download/squid.htm

Setelah download
extrak file zip squid yang di download
Letakkan di c:\squid
Masuk ke dalam c:\squid\etc
Rename file squid.conf.default dan mime.conf.default menjadi squid.conf dan mime.conf
Edit file squid.conf sesuai dengan konfigurasi anda contoh squid.conf ada di bawah

masuk ke msdos promt kemudian ke direktori c:\squid\sbin
buat direktori squid cache dulu.
(dalam direktori c:\squid\sbin)

ketik squid -z

Bila konfigurasi benar maka pembuatan cache nya berjalan mulus.
Kemudian install squid untuk jalan sebagai servis secara defaultnya

ketik squid -i
(liat C:/squid/docs/win32-relnotes.html) *)

masuk ke control panel -> Administrative Tools -> Services
cari nama SquidNT kemudan start

catatan:
*) Pernah jalankan squid dengan squid -i [-f file] [-n name]
dengan mengisi -f dan -n hasilnya squid gak bisa di jalankan dari service

Dengan win xp sp2 dan windows firewall aktif :
Buka service untuk squid
Masuk ke control panel -> windows firewall -> Exceptions
Klik add port isikan name: squid ( suka-suka)
Port number : (isikan port yang di buka pada squid conf pada fole configurasi saya port 3128 )
dan TCP yang di aktifkan kemudian ok

Jangan lupa squid pada exceptions di beri tanda cek

Untuk memblok website tertentu tambahkan pada squid.conf:
acl blocklist url_regex "c:/squid/etc/blocklist.txt"
Buat file blocklist.txt di c:\squid\etc
isikan misal :

.webscruiser.cc
.e-finder.cc

(web tersebut mengandung spyware yang susah di hilangkan.)

kalau sudah jalan silahkan browser anda di setting proxy servernya 127.0.0.1 port 3128 kalau menggunakan configurasi seperti yang di bawah

contoh squid.conf

#file squid.conf
http_port 3128
httpd_accel_host virtual
httpd_accel_port 80
httpd_accel_with_proxy on
httpd_accel_uses_host_header on
icp_port 0
visible_hostname commcell.vnet
acl QUERY urlpath_regex cgi-bin \?
no_cache deny QUERY
cache_mem 8 MB
cache_dir ufs c:/squid/var/cache 4500 16 256
redirect_rewrites_host_header off
acl localnet src 192.168.0.0/24
acl localhost src 127.0.0.1/255.255.255.255
acl Safe_ports port 80 443 210 119 70 21 1025-65535
acl CONNECT method CONNECT
cache_mgr me@localhost
cache_access_log c:/squid/var/logs/access.log
cache_store_log c:/squid/var/logs/store.log
cache_log c:/squid/var/logs/cache.log
log_icp_queries off
cachemgr_passwd rahasia
acl manager proto cache_object
http_access allow manager
acl all src 0.0.0.0/0.0.0.0
http_access allow localnet
http_access allow localhost
http_access deny all
#eof


sumber paman google ( lupa url aslinya )

bagi yang hoby main thecrims dan menggunakan CDMA anda bisa mendapatkan penghematan sampai 90% artinya cuman 10% yang anda ambil dari web
tentunya berguna juga untuk yang sering membuka forum ini.

kalau ada kesalahan mohon di perbaiki

selamat mencoba.

--------------------
Regards,
========================
Mas`Jito
Communication Cellular.co.ltd
========================

Thursday, April 27, 2006

Babad Arya Gajah Para

Ya Tuhan semoga tidak mendapat halangan.

Ong pranamyam sira sang siwyam, bhukti mukti hitarratam,
prawaksye tatwa wijnevah, wisnwangsa patayo swaram.
Sira ghranestyam patyam, rajasityam mahabalam,
sawangsanira mangjawam, bhuphalakarn patyam loke.

Ong nama dewa ya.




Sembah hamba ke hadapan Batara junjungan, daulat paduka leluhur yang telah menjadi batara, Engkau yang menganugerahi kehidupan (makanan) dan kebahagiaan, keberhasilan dalam segala kehendak, senantiasa bersemayam dalam perasaan dan pikiran, dipuja agar merestui, para bijak di lingkungan keluarga memohon untuk menyebarkan cerita ( sejarah ) ini, yang berkenaan dengan kewajiban seorang raja, menerangi dan menjadi contoh di dunia, akan diuraikan tentang silsilah keturunan oleh beliau junjungan utama yang telah sempurna. Pada awalnya dimulai. Selamat dan panjang usia, terhindar dari kutuk celaan fitnah bagaikan terkena racun, semoga terus dijunjung di dunia. Ya Tuhan semoga menemukan keberhasilan.

Selamat pada tahun Saka 530 yang telah lewat, bulan Cetra (sekitar Maret), hari ke-12 terang bulan, hari dalam sepekan Julung Pujut, pada saat itu titah paduka batara Maharaja Manu, tiba di pulau Jawa di Medangkamulan, di sana dipuja sebagai dewa, dan menjadi pelindung pertama di negeri itu.

Gurunam sobitah siyotah.

Sebabnya beliau turun, karena atas titah ayah beliau , Batara Guru, menitahkan untuk menegakkan dharma ( kebenaran ) di Medangkemulan, kemudian selesainya melaksanakan dharma beliau, beliau juga melakukan semadi, menghadap/ memuja Surya pada waktu mulai terbit. Hasil dari tapanya, beliau bagaikan dewa dalam alam nyata, oleh karena itu tidak ada yang menyamai di dunia, demikian selesai.


Taman loke turanjitah, stroteyam satya dharmmanam,
Sakyam wakbhitah krtti loke, bhuta bhawanam wancanam.

Karenanya tenteramlah negeri itu selama beliau dijunjung bagi beliau tidak ada yang melebihi selain darma, itulah sebabnya berhasil segala yang diucapkannya, Hyang Maharaja Manu juga memahami tentang kebatinan.

Jawanam mandawe swijah, dasantih bhujanggam tayah,
tasiyamnco ywanam prajah, haiwam santanam Wijnanah.

Entah berapa lama hyang Batara Maharaja Manu, bertahta menjadi pemimpin di sana, bagaikan dewa dalam kenyataan, beliau tetap mempertahankan kemuliaan, sampai ke seluruh negeri, disegani oleh rakyat maupun bangsawan, orang pertama dalam keturunan Manu, di kerajaan, Medangkamulan.

Awiji ekam sastito.

Awalnya beliau Maharaja Manu, menurunkan keturunan utama seorang laki-laki, bergelar Sri Jaya Langit. Adapun Sri Jaya langit, menurunkan Sri Wrttikandayun. Adapun Sri Wrttikandayun, menurunkan Sri Kameswara Paradewasikan. Adapun Sri Kameswara Paradewasikan, menurunkan Sri Dharmawangsa Teguh Ananta Wikrama Tungga Dewa, beliau sebagai pemimpin utama, perencana unggul, raja di antara para yogi dan penguasa tertinggi, menjabarkan tujuh formasi ilmu Sanskrit dalam tata bahasa, oleh dilampaui orang. Hasil karya Bagawan Byasa, digubah dalam palawakya, memahami seluk beluk cerita prosa dari Astadasa Parwa. Beliau bagaikan Raja yang unggul di dunia, pikiran beliau mengutamakan kebenaran, tidak diperdaya sebagai raja, menjaga daerah kekuasaan, mengutamakan kejujuran dan kesetiaan, sungguh beliau menjadi pelindung dunia.

Prawaktayan sri gotrabih. Beliau raja penguasa pertama, pada waktu beliau memerintah negeri itu makmur, para pernuka tidak ada yang berani menentang beliau. Demikian keistimewaan beliau Sri Dharmawangsa Teguh Ananta Wikrama Tunggadewa.

Beberapa lama beliau dijunjung menjadi penguasa negeri, berhasil mempunyai keturunan, beliau berputra laki-laki yang utama, bernama Sri Kameswara, seperti nama buyut beliau. Adapun Sri Kameswara, memiliki keturunan tiga laki-laki, dan seorang perempuan, Semuanya ada empat, rinciannya adalah, yang tertua bernama Sri Krtta Dharma, beliau yang wafat di Jirah. Adapun adik beliau, Sri Tunggul Ametung, beliau wafat di Tumapel, saudara yang perempuan, bernama Dewi Ghori Puspatha, disunting oleh Mpu Widha, saudara dari Medhawati, telah menyatu ke alam baka, berkedudukan di kuburan. Adapun yang keempat, adalah Sri Airlangga, yang diangkat dari Sri Udayana Warmadewa, raja Bali, beserta Sri Guna Priya Dharmapatni, keturunan dari Mpu Sendok.

Adapun Sri Airlangga menjadi raja penguasa berkedudukan di negara Daha. Memiliki keturunan dua laki-laki utama, yang ketiga putri di luar istana. Putra tertua itu bernama Sri Jayabhaya, dan Sri Jayashaba, lahir dari ibu permaisuri. Semuanya keturunan Wisnuwangsa Kediri. Adapun yang di luar istana (puspa capa), bergelar Sri Arya Buru, sama-sama keturunan orang dusun, cikal bakal lurah Tutwan, Si Gunaraksa yang datang ke Bali.

Silsilah raja Sri Jayabhaya yang diuraikan terlebih dahulu, raja Sri Jayabhaya, berputra tiga orang laki-laki, yang tertua bernama raja Sri Dandang Gendis, Sri Siwa Wandhira, Sri Jaya Kusuma, demikian keturunan beliau Sri Jayabhaya. Adapun raja Sri Dandang Gendis, memiliki keturunan Sri Jaya Katong, dia wafat dalam peperangan, Sri Jaya Katong, berputra Sri Jaya Katha, adapun Sri Siwa Wandhira berputra Sri Jaya Waringin, Sri Jaya Waringin berputra Sri Kuta Wandhira berputra bernama Arya Kutawaringin, dia pergi ke Bali, diutus oleh beliau Patih Mada, berkembang keturunannya menjadi keluarga Kubon Tubuh, Kuta Waringin, sampai di sana diceritakan.

Adapun Sri Jaya Kusuma, memiliki keturunan Sri Wira Kusuma, tidak mengikuti aturan kata krama keluarga, melahirkan keturunan berada di Pulau Jawa, tidak diceritakan lagi kelanjutannya.

Kembali Sri Jayasabha yang diceritakan, memiliki keturunan seorang laki-laki, bernama Sirarya Kediri, memiliki keturunan bernama Arya Kapakisan, beliau dikirim oleh keturunan dua orang semua laki-laki, beliau Pangeran Nyuhaya, dan Pangeran Asak, sama-sama mengembangkan keturunan di Bali, cerita disudahi.

Kembali diceritakan yang terdahulu, Jaya Waringin dan Jaya Katha, keturunan beliau Sri Siwa Wandhira dan Jaya Katong beliau berdua yang gugur dalam pertempuran, beliau berdua yaitu Jaya Waringin dan Jaya Katha, yang menyerah ke Tumapel, waktu ayah beliau hancur dalam peperangan negara Daha menjadi kacau, akhirnya berlanjut sampai cucu terkena kehancuran, kutuk beliau pendeta Çiwa maupun golongan Budha.

Apa yang menyebabkan terjadinya perang itu? Menyebabkan Keraton menjadi hancur ?

Dengarkan tambahan cerita ini, pada tahun Çaka yang lalu 1144 ( 1222 M ), bulan Palguna (sekitar Pebruari), hari ketiga belas setelah bulan Purnama, hari sepekan Watu Gunung, pada saat itu perintah beliau raja Ken Angrok, beliau yang bertahta di Tumapel, menyerang kerajaan Galuh, atas desakan beliau para pendeta Çiwa maupun golongan Budha. Bahwasanya raja Sri Dangdang Gendis, durhaka pada para pendeta, menghina kewajiban sang Brahmana, ibaratnya seperti maharaja Nahusa, yang berkeinginan menguasai Surga. Demikian perbuatan raja Sri Dangdang Gendis, menyebabkan semua pendeta menjadi bingung mengungsi ke Tumapel, sekarang kerajaan Daha, ibaratnya seperti segunung rumput kering, hancur lebur terbakar oleh api, siap dibakar?, itulah kemarahan sang pertapa, berkobar dalam pikirannya, ditiup angin tak henti-hentinya Raja Sri Ken Angrok menghembus, semakin menyala tak ada tandingnya.

Pada akhirnya menyerah Sri Aji Dangdang Gendis, sadar akan ajalnya tiba, karena raja Sri Ken Angrok sungguh seorang keturunan Brahmana dari Waisnawa, beliau juga dijuluki Hyang Guru, nah itu sebabnya Sri Raja Dangdang Gendis, memusatkan pikiran, menggelar rahasia batin, segera moksa tanpa jasad turut pula kandang kuda beserta pembawa puan, payung, terlihat samar bayangan beliau, melambai di angkasa, menuju Wisnuloka. Demikian jelas Sri raja telah menyatu di alam sana.

Ada lagi yang diceritakan yaitu para prajurit dan menteri lebih-lebih para keluarga utama ( dekat ), rakyat yang masih hidup, semua cerai-berai, mencari tempat berlindung, mencari tempat persembunyian, agar selamat, sebab pemimpin perang adalah Siwa Wandhira, beserta Misawalungan, Semuanya telah gugur, dengan penuh keberanian.

Masih ada dua orang keluarga keturunan utama, Jaya Katha, dan Jaya Waringin yang terkenal, keturunan Jaya Katong, beserta Siwa Wandhira, yang gugur dalam medan perang.

Mereka berdua dendam, atas tewas ayahnya dalam pertempuran, maju menyerang seperti harimau galak, lalu ditangkap bersama-sama oleh empat orang gagah berani yang masing-masing bernama , Arya Wang Bang, Misa Rangdi, Bango Samparan, Cucupu Rantya, di sana Jaya Katha dan Jaya Waringin, keduanya ditangkap. Tidak mampu melawan ikut pula istri Jaya Katha dibawa berlari beliau sedang hamil, sedang mengidam. Adapun Jaya Waringin, masih perjaka, belum mempunyai istri. Keempat menteri tersebut semua belas kasihan terhadap beliau Jaya Katha, dan pula terhadap Siwa Wandhira, itulah sebabnya lepas tidak terkena senjata.

Adapun setibanya beliau di Tumapel, disayang oleh yang mendirikan memerintah Tumapel, diasuh oleh orang Japara, masih merupakan keturunan istri Mpu Sendok, dan Kebo ljo, di sana dipelihara, tidak mendapat kekuasaan. Beberapa lama mereka berada di Tumapel, setelah tiba masanya, akhirnya Jaya Katha berputra tiga orang laki-laki, yang sulung bernama Arya Wayahan Dalem Manyeneng, ketika ibunya dibawa lari janin itu berada dengan selamat di rahim ibunya, itulah sebabnya diberi nama Dalem Manyeneng.

Adapun adiknya bernama Arya Katanggaran, itu yang menurunkan Kebo Anabrang, orang tua dari Arya Kanuruhan, yang dikirim ke Bali, mengembangkan keturunan, yaitu Arya Brangsinga, Tangkas, Pagatepan, sampai di sana diceritakan.

Putra yang bungsu bernama Arya Nuddhata, seorang Arya yang menetap berdiam di Tumapel mengembangkan keturunan di kerajaan di Jawa, tidak diceritakan lebih lanjut.

Adapun beliau Arya Wayahan Dalem Manyeneng, berputra dua orang laki-laki, yang sulung bernama Arya Gajah Para, adik beliau bernama Arya Getas, Mereka berdua itu diutus oleh Gajah Mada ke Bali, demikian uraiannya pada zaman dahulu.

Ya Tuhan yang bersemayam dalam kalbu dan pikiran, yang diwujudkan dengan Ongkara dalam kesucian Batara junjungan hamba, para leluhur yang telah suci, hamba menghaturkan sembah suci agar berhasil, oleh karena semua para anggota keluarga, keturunan, karena beliau yang pertama mengembangkan keluarga hamba sendiri, tiada lain beliau itu yang menetap di Tumapel. Beliau itu adalah Arya Wayahan Dalem Manyeneng, gelar beliau yang terkenal. Beliau yang pertama menurunkan keluarga hamba, maafkan agar tidak kena kutukan, para keluarga hamba mohon ijin untuk menguraikan cerita ini, semoga selamat dan panjang umur, menemui kesempurnaan, sampai anggota keluarga dan keturunan, berhasil dalam segala tujuan, tidak kekurangan pangan, kekayaan, semoga tetap disegani di bumi. Ya Tuhan semoga sukses, berhasil selalu.

Permulaan cerita disusun dalam silsilah, berkat jasa beliau seorang brahmana pendeta sakti, beliau bergelar Wayahan Tianyar, yang berasrama di Griya Punia, atas dorongan Kyayi I Gusti Ngurah Tianyar, pemimpin di utara gunung, keturunan beliau Jaya Katong dari Kediri, itulah sebabnya sang pendeta sakti, menulis tentang silsilah , telah dimuat dalam tulisan sesuai dengan bahasa dalam babad Jawa.

Adapula diceritakan, bernama Kriyan Patih Gajah Mada, memanggil Arya Damar, atas titah dari maha raja Pulau Jawa, melaksanakan empat daya upaya, menyerang kerajaan Bali, setelah siap perbekalan dan kendaraan, segeralah beliau berangkat ikut pula para Arya semua, para perwira dan menteri berkelompok-kelompok menaiki perahu, disertai pula prajurit beliau, tepi laut Bali dikelilingi oleh musuh, para Arya itu dibagi-bagi oleh Kriyan Patih Mada, utara, timur, barat selatan semuanya penuh, penuh sesak di pantai laut, yang masing-masing menempati posisinya, ditambatkan perahunya.

Adapun beliau Arya Gajah Para, beserta saudara beliau Arya Getas, disertai oleh Arya Kutawaringin yang cekatan, diikuti oleh Jahaweddhya, para gusti dari Majapahit, seperti tiga patih bersaudara, yang bernama Tan Kawur, Tan Mundur, dan Tan Kober. Beliau tiga bersaudara menambatkan perahu layarnya di pelabuhan Tejakula, yang menyerang dari barat Toya Anyar.

Desa-desa menjadi kacau balau, semuanya yang ada di kerajaan Bali, sangat ramai pergulatan perang itu, memarang diparang, kacau balau, banyak rakyat yang tewas, dan menderita, karena keperkasaannya serangan dan Pulau Jawa. Dengan sekejap kalah pasukan Maharaja Sri Bhedamuka (Bedahulu), amat panjang tidak diceritakan dalam buku ini.

Sementara setelah gugurnya maharaja Bhedamuka, para Arya itu semua kembali, menuju Majapahit, keadaan Pulau Bali menjadi sunyi senyap, karena belum ada yang memimpin Bali, demikian. Setelah sekian lama datanglah Sri Kresna Kepakisan, dinobatkan menjadi raja di Pulau Bali. Diikuti oleh semua Arya, Arya Kepakisan, Arya Wang Bang, Arya Kenceng, Arya Dalancang, Arya Belog, Arya Kanuruhan, lagi beliau Arya Wang Bang, Tan Kober, Tan Kawur, Tan Mundur, yang terakhir Arya Kutawaringin semua mengiringi sebagai para perwira menteri, Beliau Arya Kutawaringin, menjadi kepala penasehat pasukan tinggi tersebut.

Sesampainya Sri Maharaja Kapakisan, dinobatkan menjadi raja Pulau Bali, orang- orang dusun ada yang tidak mau menghormati ( tunduk ), yang di sebelah utara gunung Agung, oleh karena tidak ada pemimpin yang disegani yang datang di sana. Demikian cerita berakhir.

Kemudian kembali diceritakan, beliau Arya Gajahpara, bersama saudara beliau Arya Getas didesak oleh raja, sebagai mahapatih raja yang ada di Bali. Beliau menurut ( menyerah ), karena ingat dengan kewajiban sebagai seorang anak, tidak pantas melawan perintah orang tua, demikian motto kepemimpinan beliau, dengan tetap pula melaksanakan keperwiraan utama dan keadilan, kedua Arya tersebut diberikan istri, juga merupakan putra Arya. Tetapi di sana para Arya itu segera diajar tentang kewajiban dan tingkah laku seorang kesatria, oleh ayah beliau, untuk tetap melaksanakan cita-cita kewajiban seorang pahlawan (pemberani).

Setelah demikian, kedua Arya itu menyembah dan mohon pamit, berdiri dan segera berangkat. Sekejap telah sampai di pantai laut, segera beliau naik ke perahu, perahu berlayar hilir mudik, setelah melewati pertengahan laut, selanjutnya, berlabuhlah beliau di daerah Pulaki, barat daya Pulau Bali, beliau menumpang di rumah I Gusti Bendesa Pulaki, yang merupakan keluarga keturunan Bendesa Mas. Sangat senang hati I Gusti Bendesa, tulus hatinya dan sangat ramahtamah sambutannya, hormat terhadap kedua Arya itu, seperti berbunga-bunga hati sang tuan rumah, lengkap dengan jamuan penyambutan I Gusti Bendesa Pulaki. Di sana beliau menginap dua malam.

Pagi-pagi pergilah kedua Arya tersebut, diantar oleh I Gusti Bendesa, tujuannya untuk menghadap Sri Maharaja, yang beristana di Samprangan. Tidak habis jika diceritakan perjalanan kedua Arya tersebut, diantar oleh beliau I Gusti Bendesa. Segera tiba di penghadapan, beliau langsung mendekat dan menghadap pada baginda raja. Tak lama antaranya kedua Arya tersebut dipandang oleh sang raja, dengan sopan dan tulus sembah kedua Arya tersebut, demikian pula I Gusti Bendesa, menimbulkan kekaguman setiap yang melihat, orang yang berada di tempat penghadapan, oleh tingkah laku yang baik kedua Arya itu.

Ada petunjuk dari sang raja, terhadap kedua Arya, dinobatkan menjadi patih oleh beliau raja penguasa, bertempat di sana di sebelah utara Tohlangkir, bermukim di Sukangeneb penyerangan beliau Mada untuk membunuh raja Bedha Murdhi ( Bedahulu ), kalahnya Pulau Bali oleh Majapahit. Menjadi patuhlah Arya itu, dengan segera ditutuplah penghadapan raja. Setelah itu mohon pamitlah beliau pada Sri Maharaja, dan permohonannya dikabulkan, kedua Arya itu berjalan menuju ke utara, diiringkan oleh rakyat sebanyak lima puluh orang, menuju Sukangeneb Toya Anyar. Setibanya di sana, segera beliau membangun rumah, tenanglah penduduk sebelah utara gunung Agung itu, batas sebelah timurnya adalah Basang Alas, sebelah baratnya sampai di Tejakula, sebelah utaranya sampai di desa Got, demikian batas wilayah kerja beliau, wilayah pemerintahan Arya Gajah Para, berdua beserta saudara beliau.

Beberapa lama kemudian beliau Arya Gajahpara berdua bersama saudara beliau, hidup di Sukangeneb Toya Anyar, beliau berdua sama-sama memiliki putra. Adapun putra beliau Gajah Para tiga orang laki-laki dan perempuan, laki-laki yang sulung I Gusti Ngurah Toya Anyar, adiknya ( bernama ) I Gusti Ngurah Sukangeneb, yang perempuan Ni Gusti Luh Raras, diambil dijadikan istri oleh beliau Sri Raja Wawu Rawuh, untuk sementara tidak diceritakan.

Beliau Arya Getas yang diceritakan sekarang, berputra dua orang laki-laki, yang tertua bernama I Gusti Ngurah Getas, adiknya diberi nama I Gusti Kekeran Getas. Adapun beliau Arya Getas, setelah berputra dua orang diadu oleh Sri Maharaja, disuruh menyerang daerah Selaparang, karena beliau menguasai empat daya upaya yang licin, diikuti oleh seribu enam ratus orang bawahannya, setelah semua lengkap dengan perbekalan dan kendaraan, menjadi penuhlah desa-desa pesisir di sepanjang pantai, beliau bersama semua rakyatnya hilir mudik menaiki perahu.

Setelah itu berhasillah beliau berlabuh di tepi pantai Selaparang, turun dari perahu, berjalan beliau Arya Getas. Rakyat Selaparang menjadi terdiam, oleh karena beliau ( Arya Getas ) berhasil memasang empat daya upaya yang licin, beliau langsung menerobos memasuki semua desa, orang-orang yang berada di Praya semua diam, semua memberi hormat kepada Arya Getas, itu sebabnya ( beliau ) tinggal di Praya sampai sekarang dan mengembangkan keturunan.

Diceritakan kedua putra beliau yang tinggal di Sukangeneb Toya Anyar, sama-sama mengembangkan keturunan, telah tercatat. Kembali diceritakan, tersebut I Gusti Ngurah Sukangeneb, pindah ke arah barat, diikuti oleh rakyat dengan tiba-tiba, terlunta-lunta perjalanan beliau, sampai tiba di desa Pegametan, bergegas penduduk di sana, disambut oleh I Gusti Bendesa Pegametan, keturunan dari Bendesa Mas, senang hati I Gusti Bendesa sama-sama memohon maaf dengan tulus dan sopan, tidak beberapa lama masuklah di sana I Gusti Ngurah Sukangeneb, bergandeng tangan dengan I Gusti Bendesa, yang menjadi penguasa di Pegametan, masuk ke dalam Puri, duduk di beranda rumah, beliau sama-sama senang saling bertukar pikiran dan berunding, tidak diceritakan jamuan beliau I Gusti Bendesa. Karena saling mengasihi dari dulu.

Waktu telah berlalu, sekarang I Gusti Ngurah Sukangeneb, beliau berdiam di Pegametan, menyebabkan I Gusti Bendesa menjadi akrab, dengan I Gusti Sukangeneb. Oleh karena itu dijadikan menantu laki oleh I Gusti Bendesa. I Gusti Ngurah Sukangeneb. Permintaan I Gusti Bendesa agar I Gusti Ngurah Sukangeneb dikawinkan dengan I Gusti ……………………………..Kekeran, I Gusti Getas, dinikahkan pada hari, Senin Umanis, Wuku Tolu, tanggal empat belas hari terang bulan, sasih kelima ( sekitar Nopember ) pada tahun Saka 1560 ( 1638 M). Tidak diceritakan perkawinan beliau, pada akhirnya beliau mempunyai dua orang putra, laki-laki, yang sulung I Gusti Gede Pulaki, adiknya I Gusti Ngurah Pegametan. Cerita selesai sampai di sini.

Selanjutnya kembali diceritakan, tersebutlah I Gusti Ngurah Toya Anyar, ada saudara beliau, laki-laki dua orang dan perempuan seorang. Adapun yang tertua I Gusti Ngurah Tianyar, beliau yang dinobatkan menggantikan ayah beliau Arya Gajah Para, yang ketiga mengambil istri I Gusti Ayu Diah Wwesukia, adiknya I Gusti Ngurah Kaler, kawin dengan I Gusti Diah Lor. Adiknya yang bernama I Gusti Luh Tianyar, dijadikan istri oleh Pendeta Sakti Manuaba. Adapun I Gusti Ngurah Getas, dan I Gusti Ngurah Kekeran Getas, beliau tinggal di Sukangeneb, Toya Anyar, beliau sama-sama mengembangkan keturunan.

Kemudian kembali dikisahkan, diceritakan I Gusti Ngurah Tianyar, beliau yang dinobatkan menjadi tetua di Toya Anyar, generasi ketiga, putra beliau yang seibu yaitu I Gusti Ayu Diah Wwesukia. Putra tertua ( bernama ) I Gusti Gede Tianyar, yang selanjutnya berdiam dan memiliki keturunan di Kebon Culik, putra kedua ( juga ) laki-laki bernama I Gusti Made Tianyar, yang kemudian tinggal dan berkembang di Sukangeneb Toya Anyar. Putra yang bungsu I Gusti Nyoman Tianyar, beliau ( yang ) lahir di Desa Pamuhugan, tidak berbeda seperti leluhur beliau dahulu, janin itu selamat dalam rahim ibunya yang sangat setia kepada suaminya, berkat anugerah beliau sang raja penguasa di Gelgel, ketiganya itu diijinkan kembali ke Toya Anyar.

Sekarang kembali diceritakan I Gusti Ngurah Kaler, mempunyai empat orang putra dari seorang ibu lahir dari I Gusti Ayu Diah Lor, putra tertua bernama I Gusti Gede Kaler, pindah menuju desa Antiga, berdiam di sana dan mengembangkan keturunan, putra kedua I Gusti Made Kekeran, pindah menuju Desa Kubu, berkembang di sana. Putra ketiga I Gusti Nyoman Jambeng Campara, pindah ke Desa Sukadana Tigaron, menetap dan mengembangkan keturunan di sana. Adapun yang bungsu I Gusti Ketut Kaler Ubuh, lahir di Tanggawisia, beliau dijuluki Ubuh, karena ayahnya meninggal pada saat masih dalam kandungan ibunya Sang Diah yang setia terhadap suami, akhirnya tinggal dan mengembangkan keturunan di Tanggawisia, dihentikan penuturannya sebentar. Cerita kembali lagi, pada I Gusti Gede Pulaki, diambil anaknya I Gusti Bendesa Pulaki, dikawinkan menjadi istri bernama I Gusti Luh Mas. Selanjutnya I Gusti Ngurah Pegametan, beliau tinggal di desa Pegametan. Adapun saudara beliau I Gusti Gede Pulaki, tinggal di desa Pulaki, putra beliau laki-laki, terlanjur sudah, beliau meninggal. Sedih hatinya I Gusti Gede Pulaki.

Diceritakan sekarang Batara Nirartha, adik dari Mpu Angsoka, putra dari Hyang Danghyang Asmaranatha, beliau menemukan kemurahan batin, datang di Bali, menaiki buah labu (waluh kele), dan sampan yang bocor, mendarat di tepi pantai Purancak, mampir di pondok I Gusti Gede Pulaki, beserta putra beliau semua. Ada putra Batara Nirartha, laki perempuan lahir dari golongan Brahmana Keturunan Daha, yang sulung sangat cantik dan parasnya menawan, tidak ada yang menyamai di dunia, harum semerbak baunya. Adiknya bernama Pedanda Kemenuh, lagi pula ada saudara beliau seorang perempuan, menikah dengan Mpu Astamala beliau dari Aliran Budha

Ada pula anak beliau yang lahir dari putri Brahmana dari Pasuruhan, empat orang laki-laki, tertua Pedanda Kulwan, Pedanda Lor, Pedanda Ler. Ada lagi putra dari Pedanda Batara Nirartha, laki perempuan, ibunya dari golongan Kesatria saudara dari Dalem Keniten Blambangan, bernama Patni Keniten. Istri Pedanda Rai, pendeta perempuan tidak bersuami, Pedanda Telaga, Pedanda Keniten.

Kembali lagi pada cerita, Batara Nirartha, berada di pondok I Gusti Gede Pulaki, disambut dan diterima oleh I Gusti Gede Pulaki, beliau berucap "Aum-aum hamba sangat bahagia atas kedatangan sang pendeta, apa tujuan tuan pendeta, katakan yang sebenarnya", Danghyang Nirartha menjawab, "Aum Ngurah Gede Pulaki, tujuan saya datang padamu, maksud saya untuk menyembunyikan putraku sekarang, takut saya jika ia datang di kerajaan menghadap pada raja, karena harum semerbak bau tubuhnya, juga sangat cantik paras mukanya, maksud saya sekarang untuk menyatukan kembali ke alam sepi (alam gaib), I Gusti Gede Pulaki menyetujui dan berkenan mengantar, seraya memohon ikut ke alam gaib ia bersedih dan berduka karena terputus keturunannya, tidak ada lagi putranya, diam ( lah ) Batara Nirartha, memikirkan perasaan hati I Gusti Gede Pulaki. Maka bersabdalah Batara Nirartha, sabdanya, "Duhai Ngurah Pulaki, apa sebabnya demikian, menjadi sangat sedih perasaan hatimu, janganlah engkau demikian". Bersikeras I Gusti Gede Pulaki, memohon restu, agar ia mengiringkan menuju alam gaib. Dengan demikian dikabulkan semua perkataan I Gusti Gede Pulaki, bersama putra beliau, beserta semua prajuritnya mengiringkan putra beliau (Batara Nirartha) tidaklah nampak lagi di alam nyata oleh semua orang.

Diceritakan sekarang berhubung dipenuhinya permintaan I Gusti Ngurah Pulaki, senanglah hati beliau, maka menyiapkan prajurit, kemudian disuruh membuat upacara selamat, di Pura Dalem, lengkap dengan sanggar cucuk, masing-masing pasukannya disuruh untuk memasang di pintu masing-masing, pada had Kamis Kliwon, lengkap dengan sesajennya. Dengan sekuat tenaga Batara Nirartha, melakukan yoga smertti, terhadap Batara Berawa, beserta penghormatan dan permohonan, kemudian dianugerahi beliau oleh Batara sarana untuk tidak tampak di alam ini, oleh semua orang.

Segera setelah itu ada terlihat tabung bambu kuning bergelayutan, tanpa gantungan, dari dalam sebuah tempat pemujaan di kahyangan ( pura ), tidak lama kemudian keluar baju loreng, dari lubang tabung bambu kuning tersebut. Segera diambil baju itu oleh semua orang. Demikian pula I Gusti Ngurah Pulaki, sama-sama disuruh mengenakan pakaian itu, masing-masing sebuah, di sana orang-orang itu semua dan I Gusti Ngurah Pulaki, segera berubah wujud, menjadi harimau, desa tempat tinggal itu, hilang tidak tampak di alam ini. Adapun putra beliau Batara Nirartha, secara gaib menyatu di alam tidak tampak, berdiam di Mlanting, di puja oleh orang yang tidak kelihatan (samar), sampai sekarang.

Cerita kembali lagi, waktu I Gusti Ngurah Pulaki, memohon berubah wujud menyatu dalam alam tidak tampak mengikuti Batara di Mlanting, I Gusti Ngurah Pegametan, sedang tidak ada di rumah, beliau pergi mengunjungi Bendesa Kelab, yang berada di Jembrana. Beberapa hari berada di sana, kembali pulang dia ke Pulaki, bersama semua pengiringnya, tidak diceriterakan dalam perjalanan, segera sampai di perbatasan desa, kaget perasaannya I Gusti Ngurah Pegametan, karena tidak seperti sedia kala, bingung perasaan I Gusti Ngurah Pegametan ………………….

"Wahai saudaraku, apa sebabnya tidak tampak olehku penduduk desa itu, tidak seperti sedia kala tempat tinggal desaku saat ini ".

Kemudian terdengarlah suara-suara binatang bercampur dengan suara harimau, mengaum ribut tiada tara. Terkejut perasaan I Gusti Ngurah Pegametan, tidak kepalang tanggung hati I Gusti Ngurah Pegametan, ingin mengadu keberaniannya, beliau marah dan mengumpat-umpat, ujarnya " Hai engkau harimau semua, tampakkanlah wujudmu, hadapi keberanianku sekarang.

Segera I Gusti Ngurah Pegametan melangkah, tidak kelihatan yang bersuara gemuruh itu, kemudian beliau berjalan hendak meninjau Toya Anyar. Berjalan beliau bersama prajurit, sampai tiba di Rajatama, perjalanannya diikuti oleh wujud yang maya itu, sekilas tampak berupa harimau, semua pengikut itu perasaannya menjadi takut, semakin mendekat harimau itu, perilakunya seperti orang menghormat, menunduk pada I Gusti Ngurah Pegametan, kemudian mengumpat serta menghunus keris. Jadi hilang rupa bayangan itu, segeralah beliau melanjutkan perjalanan. Tidak diceritakan desa yang telah dilewati, orang-orang yang mengiringinya, diceritakan sekarang telah sampai di desa Wana Wangi, banyak pengiring itu berlarian teringat para pengiring yang hilang sebanyak lima puluh orang, karena jurangnya menyulitkan berbahaya dan terjal diliputi oleh gelap, tidak terlihat keberadaan di dalam hutan.

Tidak terpikir oleh I Gusti Ngurah Pegametan, tidak menghiraukan lembah terjal perjalanan beliau, segera sampai di Samirenteng. Menuju ke timur perjalanan beliau, sampailah beliau di hutan sekitar Sukangeneb Toya Anyar. Beristirahatlah beliau di sana, dihitung prajuritnya, dulu diiringi oleh dua ratus prajurit, telah hilang tersesat lima puluh orang, sekarang pengiringnya tinggal seratus lima puluh orang, itulah sebabnya ( tempat itu ), bernama Desa Karobelahan sampai sekarang.

Adapun lima puluh orang pengikut yang tersesat, dikumpulkan bertempat di Bengkala. Adapun beliau I Gusti Ngurah Pegametan, beserta pengikut menuju keluarganya di Sukangeneb Toya Anyar. Tidak diceritakan sekarang untuk sementara.

Cerita kembali lagi, sekarang diceritakan beliau Arya Gajah Para, setelah lama beliau berada di Sukangeneb, Toya Anyar. Karena masa tuanya, pada saatnya akan dijemput oleh Kala Mrtyu ( Kematian ), sudah tampak tanda-tanda kematiannya. Sudah diyakini oleh beliau, tidak boleh tidak beliau pasti akan meninggal.

Ada pesan beliau terhadap cucunya, yang bernama I Gusti Ngurah Kaler, katanya " Wahai cucuku Ngurah Kaler, apabila nanti saya meninggal buatkan panggung jasadku, di sana di puncak gunung Mangun, satu bulan tujuh hari (42 hari), dihias dengan bunga-bunga, dan diiringi dengan tabuh dan tari-tarian, karena ibuku dulu bidadari". Demikian pesan beliau Arya Gajah Para terhadap cucunya I Gusti Ngurah Kaler, cucu beliau mematuhi, tidak berani menolak pesan kakeknya.

Tidak diceritakan lagi telah tiba saatnya maka wafatlah beliau Arya Gajah Para. Adapun cucu beliau yang bernama I Gusti Ngurah Tianyar, tidak mengetahui wasiat tersebut, karena ( pada saat itu ) beliau tidak berada di rumah, beliau pergi ke Gelgel, menghadap pada Sri Maharaja, bersama-sama dengan I Gusti Ngurah Pegametan, sama-sama berada di Gelgel.

Tidak diceritakan lagi, setibanya kembali I Gusti Ngurah Tianyar, beserta saudaranya, dijumpai orang-orang di pun, semua menyongsong I Gusti Ngurah Tianyar, memberitahukan tentang wafatnya Arya Gajah Para. Kaget dan terhenyak hati yang baru tiba, berpikir-pikir tentang wafatnya, segera datang I Gusti Ngurah Kaler, diberitahukan ada pesan beliau (Arya Gajah Para), bahwa disuruh untuk membuatkan panggung jasad beliau di puncak gunung Mangun. Demikian perkataan beliau I Gusti Ngurah Kaler terhadap kakaknya. Diam I Gusti Ngurah Tianyar, berpikir-pikir beliau. Tidak disetujui semua ucapan yang disampaikan I Gusti Ngurah Kaler, bersikeras pula I Gusti Ngurah Tianyar, menyuruh semua rakyat, untuk membantu bersama-sama mengerjakan bade ( tempat usungan mayat ) bertumpang sembilan, pancaksahe, taman agung cakranti tatrawangen, beserta segala upakara ngaben seperti lazimnya orang-orang berwibawa bernama anyawa wedhana, harapan beliau agar segera jasad leluhurnya dikremasi. Karena hari baik sudah dekat, itu sebabnya masyarakat itu beserta tamu semua segera membantu bekerja baik laki maupun perempuan, membuat upakara ngaben (pitra yadnya).

Diceritakan sekarang I Gusti Ngurah Kaler, kembali ingat dengan wasiat pesan leluhurnya dahulu, tidak berani menolak setia pada perintah, semakin khawatir I Gusti Ngurah Kaler terhadap kakaknya I Gusti Ngurah Tianyar. Diceritakan I Gusti Ngurah Tianyar, menyuruh rakyat beliau memulai mengerjakan terhadap upacara pengabenan, setelah beliau tentukan, saat pelaksanaannya, tidak diceritakan upacara tersebut. Tersebutlah sekarang I Gusti Ngurah Kaler, semakin besar dendam hatinya, banyak alasannya, marah, terhadap I Gusti Ngurah Tianyar. Itu Sebabnya I Gusti Ngurah tidak ingat terhadap kakaknya, terikat oleh kesetiaan beliau, yakin terhadap kebenaran ucapan wasiat leluhur beliau, perasaan hatinya yang marah tidak dapat dikendalikan, segera kakaknya ditantang berperang, marah I Gusti Ngurah Tianyar, memuncak kemarahannya, sama-sama tidak mau surut kejantanannya, sebagai seorang kesatria untuk mendapatkan kemashuran di ujung senjata utama, lagi pula prajurit sama-sama prajurit, semua setia membela kehendak tuannya, sama-sama beringas, saling parang memarang, terus menerjang berbenturan. Lagi pula peperangan beliau I Gusti Ngurah Tianyar, dengan I Gusti Ngurah Kaler, sama-sama gagah berani, sangat hebat peperangan itu, bagaikan perang kelompok raksasa, banyak rakyat hancur menjadi korban, darah bercucuran, dan mayat para prajurit menggunung, itu sebabnya diberi nama Tukad Luwah sampai sekarang. Adapun peperangan I Gusti Ngurah Kaler, dengan I Gusti Ngurah Tianyar, sama-sama tidak berkurang keberaniannya, sama-sama saling menikam. I Gusti Ngurah Kaler menikam dengan keris Si Tan Pasirik, tembus dada I Gusti Ngurah Tianyar, membalaslah ia menikam dengan keris " I Baru Pangesan ", sekejap sama-sama meninggal beliau berdua.

Kemudian datang I Gusti Abyan Tubuh, bersama I Gusti Pagatepan, yang merupakan utusan dari Sri Raja penguasa di suruh untuk melerai pertikaian mereka berdua. Agar tidak terjadi perkelahian, karena dia bersaudara, sekarang keduanya ditemukan telah meninggal, terhenyak I Gusti Abyan Tubuh, demikian pula I Gusti Pagatepan, memikirkan tentang kematiannya berdua, juga tentang ketidakberhasilan tugasnya, diutus oleh Sri Raja penguasa. Beliau segera kembali untuk menghadap Baginda Raja, tidak diceritakan perjalanannya I Gusti Abyan Tubuh, beserta I Gusti Pagatepan, tibalah mereka di Sweca Negara (Gelgel), segera mereka menghadap sang raja memberitahukan tentang meninggalnya mereka berdua karena berkelahi katanya. " Baiklah paduka Sri Prameswara, tidak membuahkan hasil yang baik tugas yang hamba emban dari paduka, hamba temukan keduanya telah meninggal. Melongo gundah hati sang raja, berpikir-pikir beliau, bahwa sungguh merupakan takdir Yang Maha Esa.

Sekarang diceritakan, putra I Gusti Ngurah Kaler, dan I Gusti Ngurah Tianyar, keturunannya sama-sama pria. Adapun putra I Gusti Ngurah Tianyar, yang sulung bernama I Gusti Gede Tianyar, adiknya bernama I Gusti Made Tianyar, yang bungsu bernama I Gusti Nyoman Tianyar, lahir di desa Pamuhugan, semua bijaksana, paham dengan segala ilmu pengetahuan. Diceritakan pula putra I Gusti Ngurah Kaler, empat orang laki-laki, yang tertua I Gusti Gede Kaler seperti nama ayahnya. Adiknya bernama I Gusti Made Kekeran, yang muda bernama I Gusti Nyoman Jambeng Campara, yang bungsu I Gusti Ketut Kaler Ubuh, lahir di Tanggawisia, karena di antara dua orang yang meninggal ( ayahnya ) sama-sama meninggalkan isterinya yang sedang hamil, itu sebabnya tidak ada yang melakukan satya, "menceburkan diri dalam api pembakaran mayat " kemudian setelah sama-sama kandungan mencapai usianya, pada saatnya lahirlah bayi itu sama-sama pria, ada di Desa Pamuhugan di Tanggawisia, hentikan ceritanya sebentar.

Sekarang diceritakan, tentang beliau Batara Sakti Manuaba, putra dari Batara Ler, ibunya dari I Gusti Dawuh Baleagung, dengan gelar Batara Buruwan, berhasil menjadi pendeta besar, mendapatkan tingkat kemuliaan yang tinggi, tidak ada yang menyamai tentang kependetaan beliau, bertempat di Manuaba. Banyak brahmana ikut tinggal di sana. Beliau mendengar tentang pertikaian I Gusti Ngurah Tianyar dan I Gusti Ngurah Kaler, yang sama-sama meninggal, beserta rakyatnya yang mati tidak terhitung jumlahnya. Menjadi kasihan beliau Batara Sakti Manuaba. Tujuan beliau datang untuk mengetahui keadaan sesungguhnya kedua orang yang bertikai tersebut. Tidak diceritakan perjalanan beliau sang Resi sakti. Tidak beberapa lama tiba beliau di Sukangeneb, Toya Anyar. Dijumpai saudara I Gusti Ngurah Kaler, perempuan seorang, berpengetahuan dan rupawan, bernama I Gusti Ayu Tianyar.

Disarankan oleh beliau sang raja penguasa, agar beliau melamar (meminang ), dikawinkan dijadikan istri sang Resi Wisesa. Tidak diceritakan beliau.

Ada anak lahir dari I Gusti Ayu Tianyar, laki-laki tiga orang, yang sulung bernama Ida Wayahan Tianyar, adiknya bernama Ida Nyoman Tianyar, yang bungsu bernama Ida Ketut Tianyar, bagaikan dewa Brahma, Wisnu, Çiwa kecerdasannya.

Cerita kembali lagi, diceritakan istri I Gusti Ngurah Tianyar, dan istri I Gusti Ngurah Kaler, mereka berdua sangat sedih, hatinya sangat duka, menyebabkan mereka meninggalkan puri. Bersama putra beliau yang masih bayi, diikuti oleh dua ratus orang pengikut, tujuannya untuk datang menghadap Sri raja, yang berada di Sweca pura (Gelgel). Adapun I Gusti Diah Lor, pergi meninggalkan rumahnya, bersama putranya, diiringkan oleh pengikut sebanyak dua ratus orang menuju Desa Tanggawisia, tidak diceritakan perjalanan beliau.

Adapun I Gusti Ayu Wwesukia, datang menghadap ke Gelgel, menghadap raja mohon belas kasihan dari beliau Dalem, dengan sopan dan hormat, terhenyak hati Dalem, melihat penderitaan I Gusti Diah Wwesukia, kemudian bersabdalah beliau. "Wahai engkau Wwesukia, aku paham dengan kesedihan yang menimpamu. Sekarang tabahkan hati dalam suka duka, karena sudah menjadi nasib, jangan engkau terlalu bersedih ingatlah akan kesetiaan sebagai seorang istri, jangan gundah, menyesali karma, aku berikan engkau tempat tinggal, beserta rakyat yang banyak yang akan menyertaimu, di sana di Desa Pamuhugan", demikian sabda Dalem. Senang hati I Gusti Diah Wwesukia, bagaikan disiram dengan air kehidupan, hatinya sangat senang, terdorong kesetiaannya sebagai seorang istri, lagi pula sabda beliau Dalem bagaikan sungai Gangga yang membasuh perasaan ternoda.

Diceritakan sekarang I Gusti Diah Wwesukia, memohon diri pada Dalem, bersama sama dengan pengikutnya, menuju desa Pamuhugan, beserta putra beliau yang bernama I Gusti Nyoman Tianyar, tinggal di Desa Pamuhugan, mereka menyiapkan dan menyuruh untuk segera bekerja, karena banyaknya pengikut, puri cepat terwujud, sampai di sana diceritakan.

Diceritakan sekarang I Gusti Diah Lor, setibanya di Tanggawisia, bersama dengan putra beliau yang bernama I Gusti Ketut Kaler Ubuh, diikuti oleh rakyat sebanyak dua ratus orang, juga ikut tinggal di sana, mengembangkan keturunannya, di Desa Tanggawisia wilayah Buleleng, sampai sekarang. Cerita kembali lagi, diceritakan sekarang yang berada di Sukangeneb, Toya Anyar, itu sudah dewasa, putra I Gusti Ngurah berdua, yang gugur dalam peperangan, Semuanya bernama I Gusti Gede Tianyar, I Gusti Made Tianyar, adapun I Gusti Gede Tianyar, menghadap pada Sri Raja penguasa di Sweca negara (Gelgel), menyampaikan tentang penderitaannya berada di Sukangeneb, Toya Anyar, lemah bagaikan diiris hatinya. Bersabda sang raja, menyuruh untuk berpindah tempat, tidak menolak perintah, I Gusti Gede Tianyar, kemudian mohon pamit pada beliau Dalem, berpindah ke Desa Kebon Dungus, tinggal beliau di sana, mengembangkan keturunan sampai sekarang. Adapun I Gusti Made Tianyar, tinggallah beliau di Sukangeneb, Toya Anyar, mengembangkan keturunan di sana sampai kemudian.

Selanjutnya diceritakan putra I Gusti Ngurah Kaler, I Gusti Gede Kaler Putra yang sulung, I Gusti Ngurah Tianyar Pohajeng pindah, berjodoh di desa Blungbang Antiga, Adiknya I Gusti Made Kekeran, berpindah ke Kubu, yang ketiga I Gusti Nyoman Jambeng Campara, segera pindah ke Desa Sukadana Tigaron, telah diceritakan dahulu semuanya mengembangkan keturunan, cerita selesai.

Diceritakan kembali, Batara Sakti Manuaba, putranya yang lahir dari I Gusti Ayu Tianyar yang sulung Ida Wayahan Tianyar, Ida Nyoman Tianyar, Ida Ketut Tianyar, sekarang sudah selesai didiksa (ditasbih) menjadi pendeta Siwa, dilantik oleh Batara Sakti Abah, karena beliau itu adalah saudara lain ibu, beliau mencapai puncak kemuliaan. Setelah selesai dilantik oleh pendeta mahasakti, ( putra ) sulung bergelar Batara Wayahan Tianyar, adiknya bernama Batara Nyoman Tianyar, yang bungsu Batara Ketut Tianyar, sama-sama menemukan puncak kemuliaan, lagi pula mereka bertiga dianugerahi keterampilan, Batara Wayan Tianyar, beliau diberi pangrupak ( alat tulis pada daun lontar ), Batara Nyoman Tianyar diberi pustaka, Batara Ketut Tianyar dianugerahi ilmu panah, semua sama-sama dipahami, pemberian guru pendidiknya, cerita selesai.

Selanjutnya diuraikan, yang bernama Gusti Ngurah Batu Lepang, di Batwan desa beliau, angkara murka dan dengki melihat asrama di Manuaba, sangat indah dan makmur, keberadaan Asrama Manuaba, semua brahmana yang berada di asrama itu, tidak urung diobrakabrik, oleh Si Ngurah Batu Lepang, oleh karena Batara Sakti Manuaba telah berpulang ke Surga.

Tetapi Batara Sakti Abah yang ditakuti oleh Si Ngurah Batu Lepang, sedang tidak berada di asrama, sedang bepergian ke Banjar Ambengan. Segera Si Ngurah Batu Lepang menyiapkan pasukan, lengkap dengan senjata, ingin menggerebeg Asrama Manuaba. Bergemuruh sorak para prajurit. Adapun Pedanda Teges menjadi takut, gemetar, memohon ampun pada Si Ngurah Batu Lepang, adapun para brahmana semua sama-sama untuk bertahan, sangat pemberani dan melawan, seperti perang antara dewa melawan raksasa, mundur berlari pasukan Si Ngurah Batu Lepang, dihancurkan, lain lagi ada yang mati. Si Ngurah Batu Lepang menjadi marah, maju dengan rakyat yang berlimpah, dikurung asrama tersebut. Adapun kaum brahmana, sama-sama tidak ada yang mundur, karena jumlahnya sedikit bergantian dipukul oleh lawan, tidak lama kalah asrama itu, hancur semuanya, banyak yang meninggal dan yang lainnya hancur, yang lainnya ada yang menjauh laki perempuan menuju desa tidak henti-hentinya menangis.

Adapun Ida Wayahan Tianyar, Ida Nyoman Tianyar, Ida Ketut Tianyar baru tanggal gigi pada waktu itu, perjalanannya menuju ke timur tiba di Bukit Bangli, di pertapaan Pedanda Bajangan. Tersebar berita I Gusti Dawuh Baleagung, mendengar kabar, di Gelgel, dicari tiga bersaudara yang berada di Bangli, karena masih ada hubungan cucu, tidak habis kalau diceritakan, datanglah beliau di Bukit Bangli, beliau menghadap Pedanda Bajangan, meminta ketiga cucu beliau, Ida Wayahan Tianyar, Ida Nyoman Tianyar, Ida Ketut Tianyar, semua senang. Memohon pamit pada Pedanda Sakti Bajangan. Tidak diceritakan dalam perjalanan, telah tiba di Gelgel, didengar oleh raja, bahwa Ida Wayan Tianyar datang, bersama semua saudaranya, diutuslah I Dewa Wayahan Tianyar ke istana, menghadap pada Dalem, disambut dengan lirikan yang manis, dan ucapan yang simpatik, ujar beliau. Duhai Ida Wayan Tianyar, masuklah ke teras, mari duduk mendekat, katakanlah sekarang tentang kesedihanmu.

Kemudian berkatalah Ida Wayan Tianyar, sebabnya asrama/pertapaannya hancur diserbu karena keangkuhan Si Ngurah Batu Lepang, diserang hancur beserta penghuninya, banyak meninggal yang ada di pertapaan, bersabdalah sang raja. Kata beliau, Duhai jika demikian, Si Ngurah Batu Lepang, " Hai semoga ia tidak berlanjut menemukan kewibawaan, karena ia perusak pendeta, menemukan kesengsaraan ( karena ) membunuh brahmana ". Demikian kutukan beliau sang raja , terhadap si Ngurah Batu Lepang.

Demikian pula Pedanda Sakti Abah melepaskan kutukan seperti senjata Bajra beracun ke luar dari mulut beliau, demikian umpat kutukannya. ''Sekarang Ida Wayan Tianyar beserta dua saudaranya, janganlah ragu-ragu dalam hati, saya memberikanmu tempat, ada keluargamu di Pamuhugan, Kyai Nyoman Tianyar nama beliau, juga aku akan memberikan pengiring, dua ratus orang beserta keris warisan dari ibumu, bernama Ki Tan Pasirik, dibawa oleh Kyayi Nyoman Tianyar, ini keris Si Baru Pangesan saya berikan kepadamu", Ida Wayan Tianyar menurut, demikian pula Ida Nyoman Tianyar, Ida Ketut Tianyar. Cerita sampai di sini dulu.

Tidak diceritakan Pedanda Teges setelah kalah/hancurnya Pertapaan Manuaba, kemudian dijarah semua isi pertapaan. Adapun Pedanda Sakti Abah, mendengar tentang kehancuran pertapaan, dirusak oleh Si Ngurah Batu Lepang, beliau marah dan mengutuk. "Jah tasmat (semoga hancur) Si Ngurah Batu Lepang dia sangat tidak berperasaan, congkak dan garang kepada kami brahmana, biadab membunuh brahmana pendeta, semoga dia tidak berlanjut menemukan kewibawaan, lagi pula terbenam dalam Yamaniloka (sengsara) pada bersumpah untuk Si Teges, jangan engkau saling mengambil (dalam perkawinan), dan menjalin kekeluargaan dengan keturunan Si Teges". Didukung oleh semua keluarga beliau.

Diceritakan Pedanda Sakti Abah lama berada di Pertapaan Pedanda Sakti Bajangan, di sana di Bukit Bangli, Pada suatu ketika, akhirnya menginjak dewasa ketiga adiknya, sudah wajar diupacarai, diberi penyucian (padiksan), oleh Pedanda Sakti Abah, sekarang berganti nama yang sulung Pedanda Wayan Tianyar, Pedanda Nyoman Tianyar, Pedanda Ketut Tianyar.

Adapun Pedanda Wayan Tianyar, kawin dengan seorang putri dari Kekeran, Pedanda Nyoman Tianyar beristrikan dari Intaran Badung, Pedanda Ketut Tianyar dari Blaluwan isterinya. Adapun Pedanda Sakti Abah, beliau pindah pertapaan ke Banjar Ambengan, selanjutnya bergelar Pedanda Lering Gunung. Selesai diceriterakan.

Kembali lagi diceritakan Si Ngurah Batu Lepang, setelah beberapa lamanya, menghancurkan pertapaan itu, lalu terbukti kutuk brahmana itu mengena, kegusaran, gundah gulana bercampur ( menyebabkan ) kesusahan hati, akhirnya menentang terhadap Sri raja, marahlah baginda raja, diperintahkan untuk mengangkat senjata, Sri raja hendak menghancurkan Si Ngurah Batu Lepang, karena kemarahan sang raja, maka berembug dengan keluarganya semua, perintah Si Ngurah Batu Lepang, "Terlebih dahulu gempur raja pada malam hari, agar meninggal" maka didukung oleh keluarganya semua, perintah Si Batu Lepang pula, menyuruh untuk membunuh semua keluarga dan isterinya, agar tak ada lagi yang diingat-ingat di rumah, sampai di sana diceritakan.

Diceritakan sang raja, para punggawa diperintahkan, untuk menghancurkan Si Ngurah Batu Lepang, semua keluarga sampai anak isterinya. Semua prajurit itu ribut mengangkat senjata, banyak tak terhitung, penuh menyebar ke mana-mana tak putus-putusnya dan para menteri sang raja, siap untuk menyerbu rumah Si Ngurah Batu Lepang, diserang bersama. Bingung Si Ngurah Batu Lepang, kehilangan akal, hingar bingar prajurit itu, saling berbenturan mendesak bergulat mengincar keadaan perang itu, meraba-raba tidak tahu dengan temannya, karena diliputi oleh gelap, itu sebabnya sama-sama menyalakan obor.

Sekarang kembali mengejar ke arah timur Si Ngurah Batu Lepang, mundur rakyatnya Si Ngurah Batu Lepang, karena banyak yang mati dan menderita, kemudian mengamuk Si Ngurah Batu Lepang, tidak dapat menahan hati, memarang, tombak-menombak menusuk kiri kanan, oleh karena gelap gulita.

Kemudian Si Ngurah Batu Lepang terhalang tidak melihat jalan, tidak tahu apa yang harus diperbuatnya, karena banyak rakyatnya yang gugur, sisa dari yang gugur semua lari menuju rumah masing-masing. Bingung hati Si Ngurah Batu Lepang, masuklah ia ke rumah tempat mesiu, di sana dikejar diburu Si Ngurah Batu Lepang, dikelilingi oleh banyak prajurit, adapun belas kasihan perlakuan prajurit dan menteri semuanya, tak diijinkan membunuhnya dengan mengikat dan menyiksa. Sadar Si Ngurah Batu Lepang, bahwa dirinya akan dibunuh dengan siksaan oleh musuh, kemudian didekatilah bungkusan mesiu itu, kemudian dibakar, segera menyala menjulang tinggi sampai ke angkasa, Si Ngurah Batu Lepang pun segera meninggal, hangus beserta prajuritnya, demikian akibat kutuk brahmana, karena (dulu ) membunuh brahmana tidak berdosa, saat kematiannya lama menemukan hina sengsara.

Sekarang kembali diceritakan putra Batara Sakti Manuaba bagaimana keutamaannya yang bernama Bajangan, mempunyai tiga orang putra laki-laki, yang sulung bernama Pedanda Bajangan, Pedanda Taman, dan Pedanda Abyan. Pedanda Bajangan mendirikan pertapaan di Bukit Bangli, beliau berputra seorang bernama Pedanda Tajung. Adapun Pedanda Taman, mendirikan pertapaan di Sidhawa, putra beliau bernama Pedanda Manggis. Juga Pedanda Abyan, mencari pertapaan di Tagatawang, mempunyai dua orang putra laki-laki, disebut Pedanda Buringkit, Pedanda Made Tubuh. Adapun istri Batara Abah, berputra seorang laki-laki, disebut Pedanda Abah, beliau bertempat di Bajing, pemberian dari Sri Raja penguasa. Berputra empat orang laki-laki, yang sulung bernama Pedanda Kelingan, Pedanda Gunung, Pedanda Tamu, Pedanda Abah.

Adapun istri Batara yang bernama I Gusti Ayu Tianyar, keturunannya tiga orang laki-laki, yang tertua bernama Pedanda Wayan Tianyar, Pedanda Nyoman Tianyar, Pedanda Ketut Tianyar. Beliau merupakan Bagawanta Arya Dawuh, di Desa Singharsa (Sidemen). Adapun Pedanda Wayan Tianyar, memiliki dua orang istri, keturunan Arya Kekeran seorang, berasal dari Jasi seorang, ada putra lahir dari Kekeran, seorang laki-laki bernama Pedanda Kekeran, mempunyai seorang adik perempuan, bernama Laksmi Sisingharsa, lagi pula putra beliau yang lahir dari keturunan Jasi, bernama Pedanda Tianyar, seperti nama ayahnya, adiknya perempuan bernama Pasuruhan.

Beliau Pedanda Wayan Tianyar, yang memiliki dua orang istri, seorang dari Intaran, dari Blaluwan seorang, keturunan yang lahir dari ibu Intaran, Pedanda Wayan Intaran, Pedanda Made Intaran. Keturunan dari Blaluwan, seorang perempuan disunting oleh Pedanda Wayan Kekeran. Pedanda Ketut Tianyar, beristrikan Ngurah Sukahet, berputra tiga orang laki-laki, yang sulung bernama Pedanda Sukahet, Pedanda Made Wangseyan, dan Pedanda Ketut Wanasari.

Adapun istri Batara yang bernama Kutuh, mempunyai seorang putra laki-laki, bernama Pedanda Kutuh, kawin dengan perempuan dari Karangasern, memiliki empat orang putra laki-laki, Pedanda Wayan Karang, Pedanda Made Karang, Pedanda Nyoman Karang, dan Pedanda Ketut Karang.

Adapun Istri Batara yang berasal dari Sambawa, berputra seorang laki-laki, bernama Ida Raden, kemudian beliau berputra bernama Ida Panji, beliau sudah tercatat.

Diceritakan kembali, I Gusti Nyoman Tianyar, yang berada di Pamuhugan, melahirkan keturunan lima orang anak laki-laki, tertua I Gusti Ngurah Sangging, adiknya I Gusti Made Sukangeneb, I Gusti Nyoman Tianyar, I Gusti Ngurah Diratha, yang bungsu I Gusti Ngurah Intaran.

Pada akhirnya seperti mendapat petunjuk dari leluhur, habis semua isi rumah beliau, hutan ( ladang ) sawah, ada yang digadaikan, ada yang dijual, ke desa lain, oleh karena menuruti hawa nafsu, I Gusti Nyoman Tianyar menjadi tidak henti-hentinya bingung pikirannya, menjadi kasihan setiap ia melihat anak-anaknya yang masih kecil.

Kemudian di dengar oleh Batara Wayan Tianyar kasihan terhadap kesusahan I Gusti Nyoman Tianyar, maka beliau pergi menuju Desa Pamuhugan. Maka disuruhnya I Gusti Nyoman Tianyar, mengambil warisannya dahulu berupa sebidang tanah, yang berada di Sukangeneb.

Berkata I Gusti Nyoman Tianyar, Ucapnya. "Jika demikian saya tidak mau kembali ke Sukangeneb Toya Anyar". Berpikir-pikir Batara Wayan Tianyar, tentang kehancurannya di sana, terketuk hatinya sangat kasihan melihat keluarga beliau I Gusti Nyoman Tianyar" Wahai keluargaku semua, jangan anda di sini, mari bersama-samaku di Singarsa, saya memberi anda tempat, sebab kami tak bisa berpisah dengan anda".

Diceritakan sekarang I Gusti Nyoman Tianyar semua mengikuti Batara Wayan Tianyar, berbondong-bondong bersama anak isterinya, tidak diceritakan dalam perjalanan tiba di Singharsa, I Gusti Nyoman Tianyar disuruh membangun rumah di Abyan Sekeha, wilayah Dusun Ulah yang disebut Malayu, dijadikan pengawal pendamping dari asrama Batara di kota Singharsa.

Adapun putra beliau Batara Wayan Tianyar, yang bernama Batara Wayan Kekeran, pindah asrama ke Pidada, kawin dengan putra Batara Nyoman Tianyar, menjadi istri beliau, mempunyai dua orang putra, yang tua bernama Pedanda Nyoman Pidada, adiknya bernama Pedanda Ketut Pidada, sama-sama mencapai keutamaan. Pedanda Nyoman Pidada, pindah asrama menuju ke Pangajaran, Pedanda Ketut Pidada pindah pertapaan ke Sinduwati, sama-sama mempunyai keturunan. Kembali diceritakan Pedanda Wayahan Kekeran, yang berada di Pidada, memiliki seorang putra laki-laki lahir dari golongan bawah yang bernama Ni Jro Dangin, putra itu bernama Ida Wayan Dangin.

Sekarang diceritakan kembali Pedanda Wayan Intaran, berada di Gelgel, memiliki murid dari golongan Sulinggih empat orang. Adapun Pedanda Made Intaran, beliau berada di Toya Mumbul, beliau pindah dari Toya Mumbul, pindah menuju desa Duda, beliau menetap di sana, kawin dengan putra Pedanda Wayan Kekeran, berputra dua orang laki-laki bernama Pedanda Wayan Intaran, di Pendem. Pedanda Made Intaran. Adapun Pedanda Wayan Intaran memiliki anak dua orang, yang sulung bernama Pedanda Nyoman Intaran, Pedanda Ketut Intaran, mengembangkan keturunan di Pendem dan di Kediri Sasak. Adapun Pedanda Made Intaran, berputra dua orang laki-laki, yang sulung bernama Pedanda Nyoman Paguyangan, berasrama di Sindhu, Pedanda Ketut Tianyar di Pidada, ada keturunan beliau di Pasangkan berhasil dalam mengobati segala penyakit.

Diceritakan Pedanda Sukahet, memiliki dua orang istri, seorang putri dari Pedanda Wayan Kekeran, dari Banjar Kebon seorang, istri dari golongan Brahmana tersebut memiliki putra, namanya Pedanda Wayan Sukahet, (dan) Pedanda Made Sukahet, bertempat tinggal di Banjar Wangseyan, kemudian beliau pindah ke Wanasari, kemudian pindah lagi ke Pasedehan. Adapun putra beliau yang lahir dari istri yang berasal dari Banjar Kebon, bernama Ida Nyoman Banjar, keturunannya berada di Abyan Tubuh daerah Sasak. Adapun Pedanda Made Sukahet, memiliki putra laki-laki bernama Pedanda Sukahet, sedangkan Pedanda Wanasari, putranya bernama Pendeta Wayan Wanasari, beliau yang melahirkan keturunan yang berada di Sindhu daerah Sasak.

Cerita Kembali lagi, diceritakan putra beliau I Gusti Nyoman Tianyar, setelah waktu berselang lama, beliau yang memiliki lima orang anak kini telah tumbuh dewasa. Adapun I Gusti Ngurah Diratha, pindah rumah tinggal di Kubu Juntal, memiliki keturunan, di antaranya I Gusti Ngurah Bratha, kemudian berganti nama menjadi I Gusti Ngurah Bhujangga Ratha. Adiknya bernama I Gusti Ngurah Tianyar. pindah menuju Katawarah. menetap di sana. I Gusti Ngurah Cakrapatha, di Bhawana. Yang bungsu I Gusti Ngurah Gajah Para, di Kubu, mengembangkan keturunan yang berada di Tongtongan, Bubunan, Bondalem, Bakbakan, Antiga, Gamongan.

Adapun I Gusti Ngurah Intaran, mendirikan tempat tinggal di Banjar Getas Tianyar. Keturunannya ada tiga orang, I Gusti Ngurah Cadha, I Gusti Ngurah Cadha Sukangeneb, I Gusti Ngurah Bhojasem yang memiliki keturunan berada di Tista, semuanya memiliki keturunan. Adapun I Gusti Nyoman Tianyar, menjadi pengiring Pedanda Made Intaran, di Toya Mumbul, di sana menetap dan memiliki keturunan.

Adapun I Gusti Made Sukangeneb, berada di Singaraja, memiliki empat orang putra, yang sulung I Gusti Wayan Tianyar, pindah ke Badung. Adiknya bernama I Gusti Made Danti, pindah menuju Panghi. I Gusti Nyoman Tianyar pindah menuju Mataram di daerah Sasak, yang bungsu I Gusti Ketut Tianyar, menetap di Antiga.

Adapun I Gusti Ngurah Sangging, beliau masih menetap di Abyan Sekeha ikut dengan ayahnya. Kemudian beliau melakukan diksa, berganti nama menjadi I Gusti Wayan Tianyar.

Adapun I Gusti Ngurah Sangging, memiliki tiga orang anak. Putra tertua I Gusti Ngurah Subratha, adiknya I Gusti Ngurah Jathakumba pindah menuju Pangi, yang bungsu bernama I Gusti Ngurah Ketut Tianyar, pindah menuju Bajing, memiliki keturunan dua belas orang.

Adapun beliau I Gusti Ngurah Subratha, mulanya tinggal di Jumpungan, setelah didiksa kemudian pindah asrama ke Abyan Sekeha. Berganti nama menjadi I Gusti Wayan Tianyar Taman. Pindah asrama ke Sindu, menjadi pengikut Pedanda Ketut Pidada, pada waktu mendirikan asrama di Sindhu.

Adapula kolam peninggalan beliau di Patal, berupa tempat penyucian waktu di pertapaan, sangat kemilau dan menyenangkan di Patal, dihiasi dengan berbagai bunga, di tepi kolam tersebut, merupakan tempat bercengkrama Pedanda Ketut Pidada. Beliau juga mendirikan tempat pemujaan, tiga buah, sebuah untuk pemujaan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, ada (pula) titah beliau Pedanda Ketut Pidada terhadap I Gusti Wayan Tianyar Taman, Duhai anaku Wayan Tianyar, ini bangunan untuk memuja dewa, tiga buah. Ananda nantinya yang menjadi pemangku, kemudian saya juga berada di sana, dipersatukan dengan beliau Sang Hyang Siwa, jangan tidak disucikan, sampai nanti seterusnya, anda yang menjadi pemangku untuk keluarga saya, bagian yang sebelah utara diupacarai. Untuk semua keturunanmu, itu yang di sebelah selatan. Karena itu, jangan melupakan keturunan saya juga keturunanmu yang seterusnya dapat menemukan Surga (kebahagiaan). I Gusti Wayan Tianyar Taman mengiyakan, sampai ke lubuk hati, cerita disudahi.

Adapun I Gusti Wayan Tianyar Taman, beliau memulai menetap di Sinduwati, mengambil wanita menjadi isterinya dan keturunan Pulasari, memiliki putra seorang bernama I Gusti Gede Tianyar, kemudian beliau juga didiksa. Adapun I Gusti Gede Tianyar, berputra seorang laki-laki, tidak berbeda tingkah laku dengan leluhurnya, beliau juga didiksa, bernama I Gusti Gede Tianyar Sekar. Adapun I Gusti Gede Tianyar Sekar, memiliki tiga orang keturunan, I Gusti Gede Tianyar, I Gusti Made Tianyar Blahbatuh, adiknya I Gusti Made Tianyar Tkurenan, beliau pada akhirnya menjadi Rohaniwan.

Demikian perkembangan keturunan yang berada di Sinduwati, daerah Singharsa, lengkap dengan tempat pemujaan Dewa, bernama, Pura Puri Anyar Sukangeneb, diteruskan dari sejak dulu, masa kini dan masa yang akan datang. Cerita disudahi.

Ya Tuhan semoga selalu berhasil. Ini petunjuk/tingkah laku keturunan Manu, pesan beliau Batara Manu, agar ditaati oleh para keluarga dan keturunan, tentang lahirnya dari keturunan Manu. Jika petunjuk/kewajiban/ajaran ini sudah dikuasai, dapat menyebabkan kesembuhan/menghilangkan sengsara dalam diri, jika badan dapat dijaga dengan baik, atas perintah pikiran yang tak ternoda. Tidak tercoreng oleh noda-noda yang menyakitkan telinga, begitu pula nafsu dan tamak/loba, itu tujuannya untuk mendapatkan kesenangan yang besar, lebih-lebih keutamaan batin, kenali perbuatanmu masing-masing.

Singkatnya, ajaran/tuntunan perbuatan itu sungguh dipahami, dan dilaksanakan, jangan gegabah dengan segala perilaku, itu dapat menjagamu (agar) tidak menyimpang dari sifat-sifat manusia, oleh karena tahu akan penjelmaan. Tidak bercampur-baur dengan kaum Ekajati hendaklah dipilih yang pantas dijadikan sahabat, apa sebab demikian, karena engkau sungguh manusia yang baik, keturunan dari golongan Manu, hendaknya ingat dengan tugas masing-masing, lebih-lebih dalam melaksanakan aturan brata, utamakanlah kesetiaan dan kebaikan yang dapat mengontrol perbuatanmu, tidak diselingi perbuatan salah, perbuatan durjana, ini ajaranmu yang pantas diikuti dan dilarang mendatangkan mala petaka kutuk, ditujukan kepada siapa saja, ditujukan kepada semua keturunan dan warga Manu.

Pada jaman dahulu kala, di India, beliau Batara penguasa tertinggi, dapat dikalahkan, oleh musuh, ditangkap dipukul dan disiksa, tidak dapat membela diri, akhirnya lari dengan tidak menentu, ingin masuk ke tengah hutan, masuklah ia di bawah biji tumbuhan Jawa, dinaungi oleh tumbuhan hea beras, ada burung perkutut dan bayan, lagi pula (ada) sapi hitam mulus. Di sana burung tersebut memakan biji-bijian, menampakkan keadaan yang wajar, burung itu bersuara, sapi itu jinak tidak liar. Oleh karena demikian, dikira oleh musuh beliau Batara, tidak ada orang di sana, segera ditinggalkan, pada akhirnya selamatlah beliau. Pergilah beliau menuju Jawa, dinobatkan menjadi pemimpin negeri, beliau berwasiat, seketurunan Wisnuwangsa tidak memakan daging perkutut, dan Bayan, apalagi daging sapi yang bulunya berwarna hitam mulus, wija maya (Jawa), eha beras, sama-sama tidak boleh yang melanggar, oleh semua keluarga seketurunan golongan Wisnuwangsa.

Demikian wasiat beliau Batara Manu. Apabila tercela dalam kehidupan, lebih-lebih untuk mengabdi, terhadap keluarganya, akibat kesulitan penghidupan, oleh karena itu menjadi melanggar pedoman hidup, itu tidak merupakan dosa, berhak bila merendah terhadap saudara, sebab satu keturunan, seperti perputaran roda pedati, dapat di bawah dan dapat pula di atas. Jika engkau memohon bantuan/perlindungan terhadap orang bawah, ya dapat pula merendahkan derajat, berakibat menyimpang dari etika, menyebabkan terperosok ke dalam sumur mati, menjadi manusia biasa ( ekajati), tidak memiliki nama baik, senang makan minum kepunyaan orang lain, itu namanya hina, tidak dapat disucikan, ( hendaknya ) dijadikan pedoman bagi empat golongan manusia, janganlah engkau meniru perbuatan tersebut, semoga selamat, panjang umur, sempurna, sampai sanak saudara dan keturunannya, selamanya disenangi di bumi, ya Tuhan semoga senantiasa berhasil.

Ini adalah jenis busana (alat) yang dapat/bisa digunakan dalam upacara kematian, ijin dari beliau Sri Raja Batur Renggong, engkau bisa menggunakan busana manusia utama, sesuai dengan tata cara kerajaan (Dalem), menggunakan peti usungan, upacara penyucian, upacara Ngaben dengan membakar jenazah, bade ( tempat usungan ) bertumpang sembilan, taman agung, candra sari, cakraantita trawangan, tempelan kapas lima warna, sembilan tumpang warna warni, kain panjang, cemeti dari bulu merak yang panjang dan burung cendrawasih berkuncir, balai-balai dari bambu gading, gender yang digotong menyertai bade (tempat usungan), binatang singa bersayap, yang lain sapi/lembu jantan yang hitam, magumi undag sapta, balai silunglung, lengkap dengan kajang (kain penutup may at) dengan perlengkapannya, walantaga, pakelem yang dibuat dari emas, lengkap dengan kawat emas, parbha padma lenkara, bukan diikatkan pada galar. Harus diberi tirta (air suci) untuk ukuran yang utama dengan uang (harga) 16.000, menengah 8.000, sederhana harga 4.000,. Kelanjutan dari (upacara) kematian, boleh melakukan upacara Atma wedhana, upacara baligya sradha, menengah panileman, mangrorasin.

Demikian rangkaian upacara pengabenan tingkatan utama, boleh menggunakan kawat emas, itu perwujudan dari delapan penjuru arah yang di tengah-tengahnya terdapat bulatan yang bertuliskan Dasa Aksara. Berapa besar bahaya keutamaannya? Kamu tidak tabu, hanya keinginan untuk mempercayai orang lain, mengikat galar, tidak tahu dengan maknanya, jika engkau ingin mengetahuinya inilah sebenarnya, Hurat mawrat, tar porat, jika memakai perlengkapan yang berat ( berlimpah ), menengah namanya. Jika tidak memakai perlengkapan yang berbobot, bernama nista (sederhana). Jika menggunakan/berbobot perlengkapannya, bernama besar (utama). Rupa/fungsi kawat emas, bagaimana bentuk kawat mas? Kain putih, lebarnya seukuran destar, itu sebagai alas, simbul tikar, di tempel bentuk Ongkara kawat mas, tidak boleh digambari (dirajah) oleh orang kaum rendah (Sudra), yang berhak juga brahmana.

Setelah siap/sedia , dipasang di atas bagian hulu pawalungan, itu melambangkan padmanglayang, setelah jenazah diperciki dengan tirta pangentas, ditutupi dengan kawat emas, agar sama-sama terbakar dengan jenazah, itu bermakna utama.

Apa keutamaannya ? Ini kenyataannya, dahulu di Surga, pada waktu semua roh berkumpul, dijemur di teriknya panas, ada satu roh, terbebas oleh panas, tertutup oleh awan, kemudian ditanyai oleh Sang Suratma, diperiksa tulisan di kepalanya, menjawab roh itu, mengaku memakai kawatamas, berbentuk padma reka, itu sebabnya terbebas dari kekeringan. Itu kemudian ditiru oleh yang mengetahui keadaan tersebut, karena kawat emas itu sangat utama, demikian diberitakan, jangan ceroboh.

Ini petunjuk perilaku Arya Gajah Para yang menjadi rohaniawan. Bagi yang melaksanakan/menjadi Resi, diwajibkan melakukan diksa brata boleh mengenakan jujumpung dan rambut di sanggul , seperti pakaian seorang pendeta Siwasidhanta (sekta Siwa), juga boleh bercukur pendek seperti pendeta golongan Budha. Berpakaian serba putih, harus memakai tongkat yang berukuran panjang setinggi badan, pada ujungnya bhajra yantu, tidak boleh lepas tongkat itu, dibawa pada saat bepergian, sebagai tanda itu, untuk tidak salah tafsir. Jika sudah diberi tanda, menggunakan tongkat bhajra yantu, yang menjadi ujungnya, itu sesungguhnya adalah Bhujangga Resi, tidak keliru (bila) akan bertanya, karena masih ada yang menandakan. Jika dia Resi, Bhujangga, berjalan tanpa tongkat, itu dapat membuatnya terserang noda/kotor, bagaimana ia itu, ketiga aliran sulinggih, berjumpa di jalan, Semuanya menyapa, disertai tercakupnya kedua telapak tangan, serta membungkukkan badan, sang Resi segera berkata, mengaku dirinya bukan pendeta, mereka sang tri wangsa menjadi malu, dalam benaknya salah sangka, marah dalam hatinya, segera terdengar suara cemoohan, menimpa diri Sang Resi, itulah sebabnya berjalan dengan tongkat, baru kelihatan keadaan yang nyata (kejatiannya), wajah Resi Bhujangga, pendeta bertabiat tenang dan murid sang pendeta.

Demikian perilaku Resi Bhujangga, jangan tidak berhati-hati, menjaga tingkah laku itu, jelas sang Adi Guru, semoga tidak bercampur dengan pikiran kotor, bagaikan kristal permata, pikiran itu serta bersih berkilap tidak berawan, tidak menentang perintah, sang Adi Guru, sekalipun tertimpa hujan dan panas, berat ringan, lebih-lebih turun ke sungai jurang yang dalam dan tidak dirisaukan oleh orang yang menjunjung dharma, bising hening menahan lapar, dahaga menginginkan agar berhasil perintah sang Adi Guru, bersama orang yang wajib dihormati, sampai dengan keluarga sang Adi Guru, putri guru, kakak guru, adik guru, paman guru, kakek guru, keluarga guru, cicit guru seluruh anggota keluarga, kawan, keluarga sang Adi Guru, hendaknya semua dapat dihormati. Karena semua pengajar (guru) dianggap berasal dari perbuatan utama ( baik ).

Lagi pula seorang Resi tidak berhak mencarikan jalan bagi orang yang satu keturunan (sidikara) bila meninggal, jika mencarikan jalan keluarga, itu akan menjadi rendah (nista), bukan orang yang telah suci, apa sebabnya demikian, karena seorang Resi itu adalah dari keturunan, maka hilanglah keharumannya, tidak dapat disucikan/diupacarakan oleh sang pendeta Brahmana. Kemudian ada salah seorang berkeinginan untuk menyucikan diri menjadi pendeta, berlaku seperti Resi Bhujangga, itu tidak dapat didiksa, puasa, oleh beliau Mpu Dhang Guru Brahmana, karena murid Resi, bukan keturunan wiku, brahmana, seorang petani tulen menjadi utama, demikian celakanya bila dicarikan jalan oleh Resi.

Lagi jika upacara hayu (bukan duka ), upacara penyucian diri, upacara tentang kehidupan, itu dapat dipimpin oleh Resi, tetapi sebelumnya menyampaikan perkenan kepada Dhang Guru agar tidak berbuat sekehendak hati, lancar, bebas/terlepas dari kekurangan lebih-lebih membuat bingung, tidak berhasil, sebagai akibat kurang nasihat dari sang Adi Guru, ikut terbawa-bawa sang guru, oleh karena pelaksanaan keliru muridnya, itu juga sama-sama menyebabkan ditaati, memohon restu kepada sang Adi Guru, pada waktu melaksanakan upacara, lagi pula pada saat sang Guru dalam wujud Ardhanareswari menyatu ke alam sunyatmaka (Surga), Sang Resi harus mempersembahkan air suci pada kaki, menghaturkan penyucian kaki beliau. Juga pada waktu hari raya Galungan tiba, Kuningan, pada saat itu sang Resi (juga) mempersembahkan daging untuk pelaksanaan Galungan, sebagai persembahan layaknya hormat kepada Gumi. Lagi pula ingatlah tata krama itu, menghadap sang Adi Guru, jangan sembunyi-sembunyi, pergi (juga ) sembunyi-sembunyi, tidak mengabaikan bimbingan, tidak memalingkan muka, tidak salah dengar, tetap menatap muka, setiap berucap dan berkata dengan hormat, jangan menutupi pembicaraan yang tidak benar, tidak mencampuri pembicaraan Adi Guru, tidak menyangkal perintah, mempercepat dapat dimengerti, jangan tetap membenarkan terhadap apa yang belum benar, tidak mengeruhkan permandian sang Adi Guru, tidak menolak perintah, tidak menginjak bayangan sang Adi Guru, tidak menduduki tempat duduk sang Guru, tidak turun naik dalam perasaan, tidak memotong-potong pembicaraan sang Adi Guru, jangan sering lemah dan memudar, dan juga awasi dari kejauhan, jika belum nyata/ pasti tentang keadaan sang Adi Guru, jangan segera mencampuri, jangan berbicara dan menjawab dengan membalikkan punggung.

Demikian tata cara seorang putra guru, putri guru, kakak guru, adik guru, ada penghormatan yang tulus dari dalam hati, dengan suara yang lembut, bahasanya/nadanya datar, ucapannya mempesona, dengan perkataan Ida Bagus, Ratu Ida Ayu, lagi pula saat menghadap sang Adi Guru, jika terlihat putra sang Guru, putri guru, kakak dan adik guru, ajak (tawari) duduk bersama, jangan engkau menghalangi duduk, juga jangan membelakangi, jangan menyuguhkan makanan yang telah diambil dengan tidak teratur. Jika telah tiba saatnya meninggal, engkau dapat meminta untuk menggunakan Padmasana, apa sebabnya bisa, karena engkau merupakan perlindungan manusia, menjadi sahabat sang pendeta menceriterakan jalan/mengupacarakan orang yang telah meninggal, sekalipun engkau gadis yang kecantikannya telah menyusut, gadis (istri ) Resi panggilanmu, sama-sama bisa/dapat menjadi pelindung manusia, memakai gelung kesa gagato seperti pakaian istri pendeta.

Demikian tata cara sang Resi, taat terhadap sang brahmana, jangan mabuk menganggap diri tabu, engkau merupakan wadah berbunyi, sang pendeta yang mengisinya, menghidupkan, dan memberikan kekuatan jagat, beliau dianggap air kehidupan, sekalipun wadah itu bocor, tetapi memiliki kewenangan untuk menyalurkan kehidupan, berbeda dengan kulit seekor kambing, dipakai oleh Baladewa, menimba air dari sumur, sekalipun pekerjaan suci, waspadai baunya yang busuk, karena dicemari oleh tempat. Demikian perbuatan yang alpa, itu sebabnya di waspadai oleh yang menjunjung dharma ( kebenaran ), berusaha melaksanakan tiga perbuatan baik, agama, kebaikan, tingkah laku yang baik.

Ini purana (silsilah /cerita kuno ) tentang area perwujudan di Pura Puri Anyar Sukangeneb, yang berada di Sinduwati, Singharsa, dipuja oleh para keturunan beliau semua. Ahli waris yang memelihara, para keturunan Jro Gede Wiryya, keturunan dari I Gusti Gede Tianyar, beliau memang bersaudara, tiga, anak dari I Gusti Gede Tianyar Sekar.